doc : facebook.com

Nasib Guru Honorer di Indonesia

Kita semua tahu bahwa guru adalah tonggak pendidikan bagi anak-anak bangsa. Sudah sepatutnya guru mendapatkan fasilitas yang layak dalam pekerjaannya yang mulia, tidak dilihat dari jabatan atau status yang ia miliki. Namun, kini terkuak fakta bahwa tidak semua guru mendapatkan fasilitas yang layak, salah satunya adalah gaji. Hal ini sangat menyentuh hati sekaligus mengherankan. Bagaimana bisa seorang guru yang mendidik muridnya setulus hati mendapatkan gaji yang kecil, yang tidak sebanding dengan ilmu dan waktu yang dikeluarkan dalam mengabdikan diri untuk bangsa Indonesia ?

Beberapa waktu yang lalu, seorang pengguna jejaring sosial Facebook mengunggah foto ke salah satu grup Facebook. Foto yang diunggah adalah sebagai berikut.

doc : facebook.com

Miris sekali melihatnya, bukan? Seorang guru yang dengan tulus mengajarkan anak didiknya hanya dibayar Rp35.000,-/bulannya. Meskipun jumlah jam mengajarnya hanya 6 jam per minggu, tetap saja uang Rp35.000,- tidak sebanding dengan apa yang beliau ajarkan. Kasus tersebut hanya salah satu contoh dari kasus gaji guru honorer yang lain. Seorang guru dapat menghabiskan 3,5 – 4 tahun atau bahkan lebih untuk belajar dan mendapatkan gelar sarjana. Tentunya membutuhkan usaha dan uang yang cukup banyak untuk tetap melanjutkan kuliahnya. Rasanya tidak pantas memberi gaji seorang guru hanya sedikit.

Namun, penderitaan guru honorer mulai menemukan titik terang. Dilansir dari Rapublika.co.id, Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapres memastikan pemerintah akan mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun ini. Hal ini disampaikan Wapres saat memberikan pengarahan di ajang Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 di Pusdiklat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ini bukan lagi janji. Menurut Jusuf Kalla, selama beberapa tahun terakhir jumlah guru yang pensiun lebih banyak ketimbang jumlah guru yang diangkat. Atas dasar inilah, pemerintah sepakat untuk mengangkat guru honorer menjadi PNS.Jusuf Kalla mengatakan, guru honorer harus mendapatkan perhatian. Bukan tanpa sebab. Mereka telah berjuang untuk memajukan pendidikan. Oleh karena itu pula, para guru honorer itu tidak selayaknya mendapatkan gaji yang rendah. Nah, seperti itulah respon pemerintah kita terhadap kesejahteraan guru honorer. Semoga bukan hanya janji saja ya.(NRP)

Sumber:

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/news-analysis/18/02/07/p3sa2x415-kabar-baik-kepastian-pengangkatan-guru-honorer-menjadi-pns

http://makassar.tribunnews.com/2018/04/30/viral-slip-gaji-guru-honorer-ini-bikin-geleng-geleng-kepala-gaji-di-akhirat-lebih-besar?page=3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *