Economics Sholarship Talkshow 2018

Foto oleh Anastasia

Econochannel (06/11/18)- Aliansi advokasi fakultas ekonomi mengadakan Economics Sholarship Talkshow 2018 (EST 2018) dalam rangka memberikan pembekalan kepada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) khususnya mahasiswa fakultas ekonomi terkait dengan beasiswa yang ada dikampus. EST 2018 dilaksanakan pada selasa, 06 November 2018, pukul 12.30 WIB yang  bertempat di Gd. Dewi Sartika, Aula Maftuchah Yusuf, kampus A, Universitas Negeri Jakarta.

EST 2018 mengusung tema “One Step For Better” yang berarti satu langkah untuk lebih baik. Beasiswa yang dibicarakan dalam talkhshow ini antara lain beasiswa Karya Salemba Empat (KSE), beasiswa Bank Indonesia (GenBI), beasiswa Bazma Pertamina, beasiswa Bakti Nusa dan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Sesi pertama talkshow dimulai dengan tiga pembicara, yaitu Fadhifatul Fajri yang merupakan penerima beasiswa KSE, Atika Fiqih Amalia sebagai penerima beasiswa Bazma Pertamina dan Yoga Munajat merupakan pengurus beasiswa GenBI. Mereka sharing kepada para mahasiswa yang hadir terkait beasiswa tersebut dengan membicarakan syarat-syarat, waktu pendaftaran, profit apa saja yang didapat dan apa saja yang perlu dilakukan setelah mendapat profit tersebut. Mereka juga memberikan tips dan trik bagaimana cara mendapatkan beasiswa tersebut dan Fajri mengatakan “ jadilah diri kalian sendiri, kuatkan niat dan jalankan niat kalian itu dengan ikhlas. Jangan semangat diawal saja, terus semangat sampai akhir”. Yoga selaku pengurus beasiswa pun mengatakan “ Investasi yang paling menguntungkan itu adalah pendidikan. Semangat dalam menjalankan pendidikan karena ada beasiswa yang membantu. Jangan jadi mahasiswa kurang pergaulan”.

Foto oleh Anastasia

Setelah sesi pertama selesai dilanjut sesi kedua dengan 2 pembicara, yaitu Akbar Kurnianto penerima beasiswa Bakti Nusa dan Gokma Nafita Tampubolon, S.Psi merupakan penerima beasiswa LPDP. Beasiswa Bakti Nusa merupakan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin menjadi aktivis yang berperan aktif di tengah masyarakat, beasiswa ini memiliki cukup banyak kriteria yang harus terpenuhi.  Akbar mengatakan “jika kamu niat dengan beasiswa ini harus plan dari sekarang. Mulailah menulis di media untuk menjadi bekal dan kamu harus bisa merancang life plan dari sekarang, karena itu merupakan persyaratan yang harus terpenuhi.” Sedangakan beasiswa LPDP merupakan beasiswa yang ditunjuk untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan S2 atau S3 di dalam negeri maupun di luar negeri yang merupakan beasiswa dibawah naungan kementrian keuangan. Gokma selaku penerima beasiswa LPDP “mengatakan bahwa persyaratan beasiswa ini salah satunya adalah TOEFL minimal 500 “ kita harus belajar dan melatih bahasa inggris kita mulai dari sekarang, lakukan yang terbaik, jangan berhenti ditengah jalan dan lakukannya dengan ikhlas.”

Talkshow ini memberikan banyak manfaat bagi para mahasiswa yang hadir dalam acara ini, salah satunya adalah Desi mahasiswa D3 Akuntasi 2018 “ penasaran bagaimana si caranya mendapatkan beasiswa dan syarat apa aja yang perlu dipenuhi dan dengan dateng ke acara ini kita jadi tau lebih dalam tentang beasiswa tersebut.” ujarnya.

Foto oleh Anastasia

Untuk mendapat penjelasan yang lebih lanjut mengenai persyaratan dan waktu pendaftaran dapat dilihat pada Web masing-masing beasiswa. (Nhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *