Kerja Sama Cegah Korona dengan Social Distance

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo menyatakan belum melakukan lockdown untuk Indonesia sebagai cara mencegah penyebaran COVID-19. Sejak dinyatakan sebagai penyakit pandemi oleh WHO, setidaknya 309 kasus positif COVID-19 melanda Indonesia (per 19/03/2020).

Sebanyak 210 kasus yang menyerang ibu kota negara membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau warganya untuk melakukan social distancing. Social distancing sendiri merupakan kondisi setiap warga dibatasi untuk berinteraksi sosial secara langsung. Dengan hal ini, maka penyebaran COVID-19 diharapkan berkurang.

Foto dari : tribunnews.com

Sejumlah cara mendukung social distancing sudah dilakukan oleh perkantoran yang melakukan WFH (work from home) untuk para pegawainya. Tak hanya itu, beberapa tempat wisata pun ditutup untuk mencegah penyebaran COVID-19. Namun, social distancing masih kurang mendapat sorotan warga Jakarta. Selama masa social distancing, banyak warga yang menyalahgunakan sehingga masih berlalu-lalang mengunjungi tempat wisata bersama keluarga.

Hal ini tentu tidak akan membuat penurunan penyebaran COVID-19, maka dari itu kesadaran diri sendiri sangat penting untuk mencegah penularan virus ini. Menahan diri di rumah memang sulit karena menimbulkan rasa bosan, tetapi lebih baik mencegah daripada mengobati.

Beberapa kegiatan dapat dilakukan di rumah untuk menghilangkan rasa bosan seperti berolahraga di rumah, membuat panggilan video online ke kerabat, memasak, hingga membaca novel. Jika kesadaran untuk melakukan social distancing ini dilakukan bersama, maka Jakarta hingga Indonesia bisa melawan COVID-19. Yuk, kita bekerja sama melawan COVID-19 dengan social distancing! (DHZ/AWS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *