Berbahayakah Berolahraga dengan Menggunakan Masker?

Olahraga merupakan suatu aktivitas fisik yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh. Dengan berolahraga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, terutama di masa pandemi saat ini. Selain berolahraga, hal lain yang dapat dilakukan untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Berkaitan dengan protokol kesehatan dari pemerintah, masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di dalam rumah, melakukan physical distancing, dan selalu menggunakan masker ketika harus keluar rumah. Hal tersebut, membuat masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah dan juga saat berolahraga. Dapat dibuktikan ketika DKI Jakarta memasuki masa Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi pada tanggal 5 Juni lalu, beberapa area publik mulai dibuka kembali. Salah satunya adalah Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang dipadati masyarakat yang ingin berolahraga. Pengunjung yang ingin berolahraga di GBK harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada, maka tak heran jika kita akan menjumpai banyak masyarakat yang berolahraga dengan tetap menggunakan masker. Penggunaan masker saat ini sangat dibutuhkan untuk mencegah penularan COVID-19, tetapi di sisi lain penggunaan masker saat berolahraga dianggap dapat membuat sesak karena akan membatasi masuknya oksigen ke dalam tubuh. Lantas, apakah penggunaan masker ketika berolahraga ini diperbolehkan?

Menurut beberapa ahli kesehatan, penggunaan masker saat berolahraga diperbolehkan. Namun, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, yaitu penggunaan masker sebaiknya dihindari ketika olahraga yang dipilih memiliki intensitas yang tinggi, salah satunya adalah lari. Hal ini dikarenakan penggunaan masker akan membuat sesak dan sulit bernapas. Sedangkan untuk olahraga yang memiliki intensitas yang rendah sampai sedang, penggunaaan masker ini tidak menjadi masalah. Selain itu, untuk orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan atau jantung maka penggunaan masker ketika berolahraga tidak dianjurkan.

Catatan lain yang perlu diperhatikan saat berolahraga, yakni jenis penggunaan masker. Masker yang digunakan untuk medis, seperti N95 tidak dianjurkan, sebaliknya masker yang memiliki pori-pori yang cenderung besar lebih disarankan ketika berolahraga. Alternatif lain yang dapat digunakan, yaitu masker kain ataupun buff. Namun, perlu diperhatikan bahwa masker kain ini akan lebih cepat basah sehingga akan menyulitkan kita dalam bernapas. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membawa masker lain sebagai cadangan.

Adapun tips ketika berolahraga di luar rumah, seperti memilih tempat yang cenderung sepi, tidak menyentuh benda yang kemungkinan disentuh oleh banyak orang, rajin mencuci tangan, selalu membawa hand sanitizer, tidak menyentuh wajah (terutama bagian mata, hidung, dan mulut), serta selalu mematuhi peraturan yang ada. (TD/MRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *