Sempat Vakum, BWF Gelar Turnamen Bulu Tangkis Awal Tahun

Foto dari : PBSI

Dunia masih dihebohkan dengan pandemi Covid-19 yang memperlambat berlangsungnya kegiatan dalam sektor kehidupan. Begitu pula dengan sektor olahraga, yaitu bulu tangkis. Setelah beberapa bulan para atlet bulu tangkis tidak berpartisipasi dalam turnamen, secara resmi BWF menggelar turnamen pertamanya di awal tahun 2021.

Yonex Thailand Open menjadi turnamen pembuka di awal tahun yang akan diselenggarakan pada 12—17 Januari 2021 di Bangkok. Para atlet dari berbagai negara termasuk Indonesia sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi Yonex Thailand Open 2021. Namun sayang,Cina menarik seluruh atlet dari turnamen ini dan dari dua turnamen yang akan datang, Toyota Thailand Open dan World Tour Finals.

Bagan draw untuk Yonex Thailand Open 2021 pun sudah dirilis. Untuk sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting akan menghadapi Heo Kwang Hee (KOR) dan Jonatan Christie akan menantang Loh Kean Yew (MAS) di babak 32 besar. Sedangkan sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung akan melawan Sung Ji Hyun (KOR) dan Ruselli Hartawan akan menghadapi Supanida Katethong (THA) di babak 32 besar.

Atlet ganda putra kebanggaan Indonesia, yaitu The Daddies, dan Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto juga mengikuti turnamen level 1000 ini. Pada sektor ganda putri Greysia Polii pun turut serta dalam Yonex Thailand Open 2021 setelah melaksanakan pernikahannya pada 23 Desember silam. Tak hanya Greysia Polii/Apriyani Rahayu, pasangan ganda putri Siti Fadia Silva R./Ribka Sugiarto pun juga hadir dalam turnamen ini.

Sedangkan pada sektor ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti hadir sebagai unggulan ke-2 sejak Cina mengundurkan diri. Sederet pasangan ganda campuran Indonesia mulai dari Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, hingga Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso juga berpartisipasi dalam turnamen ini.

Yonex Thailand Open 2021 menjadi turnamen BWF pertama yang akan diikuti oleh para atlet Indonesia setelah sempat vakum selama pandemi Covid-19. Para badminton lovers Indonesa pun juga sudah tak sabar menantikan turnamen bergengsi dengan level S1000. Semangat untuk para atlet Indonesia!(DHZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *