2022 Akan Tiba, Tips Menyusun Resolusi Agar Tidak Hanya Rencana

Tahun 2021 tinggal menghitung hari, dan kita akan menyambut tahun baru. Tahun baru, harapan baru, resolusi baru. Mungkin masih banyak resolusi sebelumnya belum tercapai yang terkadang malah menjadi beban dan stres. Jika kamu ingin membuat resolusi dan tidak hanya menjadi rencana atau wacana saja, yuk intip tips berikut sebelum membuat resolusi!

Sumber: cantik.tempo.com
  1. Membuat tujuan secara spesifik

Hal yang pertama yaitu dengan membuat tujuan secara lebih spesifik. Kalian dapat membuat tujuan dengan metode SMART yang disarankan oleh Dr. Paul. SMART di sini, yaitu: S (Specific) jelas, M (Measured) terukur, A (Achievable) mudah tercapai, R (Relevant) cocok, dan T (Time-bound) terikat waktu.

  1. Mulai dari hal yang mudah

Setelah membuat tujuan langkah berikutnya, yaitu lakukan resolusi kalian dari hal yang paling mudah. Mulai dari hal yang kalian anggap paling mudah, misalnya dalam salah resolusi kalian hal yang paling mudah, yaitu membawa tumblr setiap keluar rumah. Maka lakukanlah hal tersebut sebelum lanjut ke resolusi berikutnya.

  1. Catat setiap kemajuan dalam resolusi

Jangan lupa catat setiap resolusi yang sudah dilakukan. Mencatat resolusi di sini tidak hanya yang sudah tercapai, namun yang ternyata gagal pun tetap dicatat. Dengan melakukan hal ini, nantinya kalian akan mengetahui grafik dari perkembangan resolusi. Agar diresolusi berikutnya dapat menjadi evaluasi.

  1. Selalu sabar dalam setiap proses

Ketika menjalankan resolusi kalian kesabaran adalah kunci. Tidak ada pencapaian yang berjalan secara instan. Setiap perubahan yang ingin dicapai pastinya membutuhkan usaha dan kesabaran yang lebih. Pencapaian yang diraih setiap orang berbeda tergantung seberepa besar usaha yang kita lakukan untuk meraihnya.

  1. Jangan terlalu banyak membuat resolusi

Saat kalian membuat resolusi, hindari untuk membuat resolusi yang terlalu banyak karena bisa jadi kegagalan resolusi sebelumnya, karena list yang dibuat terlalu banyak. Buatlah resolusi yang singkat, padat, dan jelas. Dengan hal itu maka kalian akan fokus untuk mencapai tujuan dan tidak merasa terbebani ketika menjalaninya.

  1. Gagal, bangkit lagi!

Kegagalan selalu mengiringi dalam setiap proses kehidupan dan itu terjadi secara alamiah. Ketika kalian gagal dalam menjalankannya, jangan menyerah cobalah untuk tetap bertahan. Jadikan kegagalan tersebut menjadi bahan intropeksi dan evaluasi diri. Kalian dapat menganalisis apa penyebab kegagalan tersebut dan jadikannya sebuah pembelajaran untuk kedepannya.

(SS/UKH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *