Keseruan Proses Penjurian dan Pengumuman Pemenang Case Study E-Poster Competition Pada KKL Virtual FE UNJ

Sumber: Tim Liputan Wonderwall

Senin, 12 Maret 2022 CDC Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta, kembali menyelenggarakan pertemuan melalui platform Zoom dalam rangka presentasi desain poster “Case Study e-Poster Competition” yang dilakukan oleh peserta KKL Virtual FE UNJ 2022.

Penyelenggaraan ini diawali dengan beberapa rangkaian acara. Rangkaian tersebut dimulai dari pembukaan oleh MC, sambutan dari Dekan FE Universitas Negeri Jakarta, kemudian dilanjut dengan presentasi, dan sesi tanya jawab dengan beberapa kelompok peserta “Case Study e-Poster Competition”. Untuk urutan presentasi peserta diambil secara acak dengan wheels yang di putar oleh panitia.

Presentasi pertama dimulai dari Program Studi S1 Manajemen dengan mempresentasikan posternya yang bertema TESLA. Mereka mengambil tema ini karena Tesla selalu berusaha memperluas jaringannya baik dari sisi pasar maupun dari sisi teknologi digital, seperti memperluas saluran media sosial, bermitra dengan merek online lain untuk mempromosikan nilai-nilai perusahaan, membangun toko online pertama di Tmall, dan perusahaan Tesla juga selalu memperluas pemasaran digitalnya. Namun, sayangnya semua orang tahu bahwa Tesla merupakan perusahaan asing dan diharapkan perserta dapat membawa perusahaan Indonesia.

“Sebenarnya, untuk Indonesia sendiri seharusnya bisa menjadikan negara lain sebagai acuan dan menjadi inovasi bagi negara Indonesia ini untuk lebih berkembang dan maju. Ditambahkan oleh kak Carol bahwa pesan untuk Indonesia jangan hanya bisa kagum saja kepada negara lain, tetapi harus berani untuk mencoba,” ucap kak Fitri dalam memberikan tanggapannya.

Sumber: Tim Liputan Wonderwall

Presentasi kedua, yaitu dari kelompok Program Studi D3 Administrasi Perkantoran dengan tema UNILEVER. Pada saat sesi tanya jawab, pertanyaan yang diajukan tidak hanya berfokus pada alasan mereka memilih tema tersebut. Salah satunya, yaitu “Apakah Unilever sanggup bertahan dan tetap berjalan di masa yang akan datang?” Beberapa jawaban yang diberikan oleh kelompok presenter, yaitu: 1) Unilever sudah menang di pikiran rakyat Indonesia sejak tahun 1933 sehingga secara tidak langsung saat masyarakat ingin membeli kebutuhan rumah tangga akan langsung tercetus produk dari Unilever, seperti sabun mandi (Lifebuoy), pasta gigi (Pepsodent), dan sebagainya. 2) Unilever mampu memberikan kualitas yang menjanjikan kepada rakyat Indonesia. 3) Promosi produk yang dilakukan sudah sangat sesuai dengan kebutuhan rakyat di masa pandemi seperti ini, karena produk Unilever sudah tersebar dan tersedia di beberapa e-commerce serta membuat inovasi aplikasi Sahabat Warung sebagai jembatan bagi rakyat yang tidak mengerti belanja secara online.

Berikutnya, presentasi ketiga dari kelompok Prodi S1 Pendidikan Akuntansi dengan membawakan posternya mengenai Shopee. Peluncuran Shopee pertama kali dilakukan di Singapura pada tahun 2015. Shopee sudah melakukan beberapa digital transformation di antaranya, yaitu shopeefood, shopeepay, pay later, communication channel, juga shopee from home. Shopee sendiri memiliki perbedaan dengan kompetitor lain, misalnya dari segi promosi strategi yang mereka gunakan adalah berani untuk membayar lebih agar mendapat banyak konsumen, seperti berani mengundang artis K-POP yang terkenal maupun menghadirkan artis-artis besar yang sedang hangat di berbagai media. Tak hanya itu, Shopee memiliki target pasar yang jelas, yaitu kaum wanita dan ibu-ibu. Meskipun demikian, hal tersebut bukan termasuk tindakan yang dapat menaikkan Shopee secara signifikan.

Sumber: Tim Liputan Wonderwall

Putaran keempat, yaitu presentasi dari Prodi S1 Akuntansi mengenai ACE. Pada masa pandemi saat ini tentunya banyak perusahaan yang melakukan perubahan, tidak terkecuali ACE. ACE sendiri membuat beberapa perubahan. Salah satunya adalah perubahan dari sektor teknologi, yaitu ACE melakukan penjualan secara online. ACE juga berkomitmen untuk memudahkan konsumen dalam membeli dan berbelanja produk-produknya melalui aplikasi A.

Presentasi terus dilakukan hingga kelompok terakhir dengan jumlah total 9 kelompok yang presentasi dengan membawakan tema yang berbeda-beda pada setiap kelompoknya. Acara selanjutnya yaitu pengumuman pemenang “Case Study e-Poster Competition”. Juara I diraih oleh Prodi D3 Mananjemen Pemasaran (PARAGON), Juara II diraih oleh Prodi D3 Administrasi Perkantoran (UNILEVER), dan Juara III diraih oleh Prodi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran (NESTLE).

Sumber: Tim Liputan Wonderwall

Setelah pengumuman pemenang, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama para pemenang dan ditutup dengan doa. Dengan begitu, berakhir sudah acara Case Study e-Poster Competition pada KKL Virtual FE UNJ 2022.

(DVY/AIV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *