Ragam Cara Meningkatkan Kerja Sama Tim

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! Mungkin ini menjadi salah satu pepatah yang cocok untuk menggambarkan pentingnya kerja sama dalam tim. Kerja sama tim dapat terwujudkan dengan baik ketika sekelompok orang bekerja secara kohesif demi menuju tujuan bersama dengan menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang positif, serta menggabungkan kekuatan masing-masing individu dalam meningkatkan kinerja tim yang kuat.

Bagaimana contoh kerja sama yang akan kita temukan di dalam tim? Beberapa contoh kerja sama dalam tim di antaranya adalah menghargai perbedaan pendapat, bersikap saling percaya, melakukan kegiatan bersama, menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama, dan melakukan komunikasi yang intensif serta efektif.  Di lain sisi, kerja sama tim dalam organisasi adalah hal yang harus kita bangun mulai dari sekarang.

Lantas, bagaimana cara membangun kerja sama tim (team building) yang kuat di dalam organisasi atau perusahaan? Menurut, website inc.com, hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam mendorong kerja sama tim yang hebat.

Karena akan ada perbedaan yang cukup signifikan ketika kegiatan team building diikuti oleh tim kerja yang merasa terpaksa untuk mengikutinya dengan tim kerja yang benar-benar menginginkan kegiatan team building tersebut diadakan. Beberapa cara membangun kerja sama tim yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Tentukan tujuan bersama

Setelah tim terbentuk dan bersatu, tentukan tujuan bersama yang ingin dicapai. Langkah selanjutnya, adalah memecah visi menjadi tujuan dan tugas yang lebih kecil serta dapat dikelola. Tentukan garis besar tugas, durasi mengerjakan tugas, dan tanggung jawab yang harus dipegang setiap anggota. Jangan lupa untuk menentukan peran yang akan dimainkan setiap anggota tim. Selain itu, pastikan juga untuk mempertimbangkan sumber daya lain yang diperlukan, seperti waktu, ruang, dukungan, dan uang.

2. Kenali karakter setiap anggota 

Ada pepatah yang berbunyi, “Tak kenal maka tak sayang”. Pepatah tersebut bisa kamu terapkan dalam meningkatkan kerja sama tim, lho. Dengan mengenal karakter setiap anggota, maka akan sangat memudahkan untuk berkomunikasi dan mencapai tujuan yang sama sehingga target kerja yang sudah ditentukan bisa dicapai dengan mudah.

3. Rajin komunikasi dan mengobrol dengan rekan satu tim

Komunikasi merupakan salah satu kunci utama yang harus dipegang oleh semua orang. Komunikasi yang teratur dan berjalan dengan baik akan membuat setiap anggota menjadi lebih nyaman, serta tidak ragu untuk mengemukakan pendapat.

Selain itu, komunikasi yang lancar juga akan membuat suatu masalah yang dihadapi tim bisa cepat teratasi. Komunikasi yang dimaksud di sini juga bukan hanya komunikasi yang berhubungan dengan pekerjaan saja, ya, tetapi, juga komunikasi dalam bentuk informal, seperti membicarakan berita terbaru, film atau drama yang bagus, ataupun jajanan yang sedang banyak diminati.

4. Lakukan aktivitas di luar bersama

Poin yang satu ini masih memiliki kaitan dengan poin sebelumnya. Setelah memiliki hubungan komunikasi yang kuat antara satu dengan anggota tim yang lain, tidak ada salahnya, lho, jika kamu membuat jadwal rutin untuk melakukan aktifitas seru di luar organisasi. Misalnya, sekadar nonton film, olahraga, ataupun berkumpul di satu rumah rekan kerja untuk masak-masak.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, pemerintah memang menyarankan masyarakatnya untuk lebih banyak beraktifitas di rumah. Namun, jangan khawatir karena kamu tetap bisa menghabiskan waktu bersama dengan rekanmu, kok. Misalnya, dengan nonton film bersama melalui Zoom atau sekadar bermain game online. 

 5. Tentukan aturan dalam tim 

Ketika mendengar kata “aturan” hal pertama yang terlintas di pikiran kamu adalah sekumpulan kewajiban atau aturan kaku yang harus dipenuhi semua anggotanya? Eits, tenang dulu, aturan yang dimaksud di sini bukan aturan yang kaku seperti itu, kok. Melainkan aturan yang mudah dilakukan dan pastinya tetap menyenangkan untuk dilakukan, tetapi tetap bisa membuat suatu tim semakin kompak.

Beberapa contoh aturan yang bisa ditetapkan bersama anggota tim, yaitu:

  • Saat berkumpul tidak boleh sibuk dengan gawai;
  • Tidak mengganggu privasi anggota satu tim satu sama lain;
  • Setiap anggota diharapkan saling mengeluarkan saran atau pendapat untuk kemajuan tim;
  • Jangan ragu untuk mengemukakan keluh kesah saat rapat.

Agar lebih menarik kamu bisa menentukan aturan ini bersama semua anggota tim sehingga anggota tim bisa menyepakatinya bersama dan berjanji untuk mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan.

6. Adakan evaluasi setiap satu atau dua minggu sekali 

Hal lain yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah dengan mengadakan evaluasi kerja setiap satu atau dua minggu sekali. Dalam agenda rutin ini, selain mengevaluasi pekerjaan satu tim, setiap anggota tim juga bisa memberikan saran mengenai cara agar tim kerja bisa semakin kompak ke depannya. Selain itu, setiap anggota juga diperbolehkan untuk mengeluarkan keluh kesahnya. Lalu, mencari solusinya bersama. Momen evaluasi ini juga bisa menjadi saat yang paling tepat untuk kamu menyampaikan tambahan pekerjaan yang mungkin ingin diberikan.

7. Bikin suasana kerja yang senyaman mungkin

Kunci utama yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kerja sama tim adalah membuat suasana kerja yang senyaman mungkin. Terkadang, cara paling mudah yang bisa kamu lakukan adalah dengan memberikan kebebasan berpendapat untuk setiap tim dan berikan kesempatan anggota tim untuk belajar banyak hal.

8. Hargai privasi setiap anggota tim

Sedekat-dekatnya kamu dengan rekan divisi, jangan lupa untuk tetap menghargai privasi satu sama lain. Tidak hanya memberikan manfaat untuk diri sendiri, meningkatkan kerja sama tim juga bermanfaat untuk membawa organisasi agar bisa lebih berkembang ke depannya. Untuk itu, jangan lupa untuk menerapkan cara meningkatkan kerja sama tim seperti di atas, ya! (SHL/RIV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *