Terungkap Alasan Line Today Resmi Tutup Setelah Beredar Isu PHK

Sumber: Kompas.com

Line Today merupakan bagian aplikasi yang dikembangkan oleh Line Corporation  sebagai penyedia layanan berita dari berbagai portal yang telah ada. Dalam masa operasinya selama 6 tahun, Line Today telah mengembangkan berbagai fitur dalam aplikasinya, seperti My Category, Explore, Line Today Movie, hingga News Story.

Pada akhir bulan Mei lalu, beredar kabar bahwa Line Indonesia melakukan pemangkasan terhadap jumlah karyawannya. Berdasarkan rumor tersebut, Line Indonesia telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 80 orang karyawan. Hal tersebut berhasil memunculkan berbagai pertanyaan dalam masyarakat, terutama para pengguna setianya.

Rumor yang beredar tersebut segera ditanggapi oleh Country Manager Line Indonesia, Fanny Verona. Dalam tanggapannya, ia tidak menyanggah ataupun membenarkan rumor tersebut. Namun, Fanny mengonfirmasi bahwa jumlah karyawan yang dikenakan PHK dalam kabar yang beredar itu salah.

“Adapun kami mengonfirmasi jika jumlah 80 orang yang tersiar tidak benar,” ujar Fanny.

Fanny Verona juga memberikan keterangan terkait layanan Line Today yang diputuskan akan resmi berhenti beroperasi pada tanggal 6 Juli 2022 mendatang. Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai langkah perusahaan untuk berfokus pada layanan teknologi keuangan (fintech) di Indonesia. Menindaklanjuti keputusan perusahaan dalam memberhentikan Line Today, Fanny mengatakan bahwa informasi selanjutnya akan diumumkan di halaman pemberitahuan para penggunanya.

Ditutupnya Line Today juga menimbulkan kekhawatiran para pengguna layanannya. Menjawab kekhawatiran tersebut, Fanny Verona menjelaskan jika hal ini tidak akan berdampak pada layanan lainnya dan Line akan tetap berkomitmen untuk menyediakan layanan tukar pesan sebagai sarana komunikasi.

Sumber: Gizmologi.id

Langkah perusahaan dalam melakukan perubahan strategi juga terjadi di negara asalnya, Jepang. Berbeda dari Line Indonesia yang ingin berfokus pada bisnis teknologi keuangan, Line Jepang memilih untuk fokus pada pasar kripto dan mengembangkan ekosistem blockchain.

Berlawanan dengan Line Today yang akan segera resmi ditutup, Line kembali mengembangkan proyek terbarunya secara global, yaitu Line Next yang pada tahun ini dikabarkan telah mengumumkan kerja sama dengan sebanyak 26 perusahaan. (RS/RAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *