Pesawat Tercepat di Dunia akan Diproduksi Tahun 2024

Perusahaan penerbangan asal Amerika Serikat, Boom Supersonik akan memproduksi pesawat Overture yang kecepatannya dua kali lebih cepat dari penerbangan yang ada saat ini.

Boom memiliki visi untuk membuat dunia dapat diakses secara dramatis dengan merancang Overture. Hal tersebut mampu menciptakan perjalanan dari Tokyo, Jepang ke Seattle, Amerika Serikat hanya membutuhkan waktu 4,5 jam menggunakan pesawat Overture. Demikian juga perjalanan dari New York, Amerika Serikat ke London, Inggris yang hanya memerlukan waktu 3,5 jam.

Boom Supersonik juga memiliki visi yang berkaitan dengan aksesibilitas dari kemungkinan baru. Overture sendiri merupakan langkah awal dari masa depan supersonik. Semua ini dilakukan karena Boom menginginkan perjalanan yang lebih cepat dan lebih murah dengan membuat penerbangan supersonik menjadi mainstream.

Dengan konfigurasi yang diperbarui ini, Boom menggabungkan sejumlah inovasi teknik dalam aerodinamika, pengurangan kebisingan, dan kinerja secara keseluruhan. Fitur utama yang dirancang terdiri dari desain empat mesin, badan pesawat berkontur, dan sayap camar.

Dalam website-nya, Boom Supersonik menjelaskan detail dari desain pesawat. Berdasarkan prinsip area-ruling, badan pesawat Overture yang berkontur memiliki diameter yang lebih besar ke arah depan dan diameter yang lebih kecil ke arah belakang. Boom telah menerapkan teknik desain ini untuk meminimalkan hambatan serta memaksimalkan efisiensi bahan bakar pada kecepatan supersonik. Sayap pesawat dipahat untuk meningkatkan kinerja supersonik serta meningkatkan penanganan subsonik dan transonik. Utamanya, pembentukan sayap harus membantu memastikan keamanan dan stabilitas pada kecepatan apa pun.

Sumber foto: Boomsupersonic.com

Overture telah dikembangkan dari awal menjadi nol karbon bersih, terbang dengan SAF 100%. Keberlanjutan terjalin ke dalam semua aspek Overture, mulai dari desain dan produksi hingga penerbangan dan daur ulang akhir masa pakai.

Awal tahun ini, Boom berhasil mendapatkan pendanaan sebesar 60 juta dolar melalui kemitraan strategis tiga tahun dengan Angkatan Udara AS. Hingga saat ini, mereka sedang membangun pesawat tersebut, di mana Boom akan mulai menyusun burung besi, yaitu sebuah struktur pesawat kerangka yang terbuat dari baja dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar 30 meter. Boom menargetkan mulai memproduksi pesawat Overture Superfactory di Greensboro, North Carolina, AS, pada 2024. (FH/AIV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *