Bareskrim Mengambil Alih Kasus Brigadir J agar Efisien?

Diketahui, Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, tewas usai terlibat baku tembak dengan Bharada E. Keduanya merupakan ajudan dari Kadiv Propam Polri Nonaktif, Irjen Ferdy Sambo. Peristiwa penembakan ini terjadi di rumah Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Brigadir J tewas usai ditembus timah panas yang dilepaskan juniornya, Bharada E. Hal ini, terjadi karena adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istri Kadiv Propam Polri Nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, yaitu Putri Candrawathi.

Selain dugaan pelecehan seksual, Brigadir J juga dilaporkan atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap Putri Candrawathi.

Sebelumnya, istri Ferdy Sambo melaporkan Brigadir J terkait dugaan pencabulan dan pengancaman sesuai Pasal 335 KUHP dan 289 KUHP.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa sebelumnya kasus ini memang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dalam rangka efisiensi dan efektivitas penyidikan. Namun, saat ini kasus Brigadir J resmi dialihkan untuk ditangani oleh tim khusus.

Menurut Dedi, penanganan kasus Brigadir J kini digabungkan dengan tim khusus yang telah dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Alasan dialihkannya kasus ini, yaitu dalam rangka efesiensi dan efektivitas manajemen penyidikan, disatukan dengan tim sidik Timsus.

Dedi mengungkapkan bahwa kasus tewasnya Brigadir J ini juga sudah naik ke tahap penyidikan. Kasusnya, antara lain terkait dugaan pencabulan dan ancaman pembunuhan.

Namun, Dedi juga memastikan bahwa tim khusus masih akan melibatkan sejumlah penyidik dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro, Jakarta Selatan. Termasuk Bareskrim Polri juga memberikan asistensi dalam pengusutan kasus ini. “Penyidik PMJ, Jaksel, tetap masuk dalam tim sidik timsus,” ungkap Dedi.

Dedi pun menjelaskan fokus penyelidikan dan penyidikan kasus ini masih tetap pada proses pembuktian ilmiah atau Scientific Crime Investigation (SCI) yang analisisnya dilaksanakan oleh Puslabgor dan Inafis.

Sumber foto: sumutpos.jawapos.com

Saat ini, tim khusus menangani tiga kasus. Selain dua kasus yang dilaporkan Putri Candrawathi, tim khusus juga menangani kasus dugaan pembunuhan berencana yang dilaporkan keluarga Brigadir J. (AAZ/RIV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *