Dalam Dua Pekan, Harga Telur Ayam Diprediksi akan Turun

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, membeberkan penyebab mahalnya harga telur ayam di pasaran yang terjadi saat ini. Salah satu penyebabnya, yaitu tindakan afkir dini atau upaya mengurangi produksi indukan yang dilakukan peternak.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa fluktuasi harga telur ayam juga tidak lepas dari kenaikan harga pakan ternak, tetapi dia meyakini bahwa kondisinya perlahan-lahan akan kembali normal pada dua pekan ke depan.

“Ya, ini ‘kan pertama karena pakan ternak yang naik, kedua ini fluktuasi biasa. Nanti dua minggu insyaallah akan turun,” kata Jokowi.

Tak hanya itu, permintaan telur juga mengalami peningkatan karena dibeli dalam jumlah besar untuk kebutuhan program bantuan sosial pemerintah sehingga persediaan yang terbatas, tetapi pemintaan tinggi membuat harganya naik.

“Ada juga permintaan yang dibagikan ke masyarakat (untuk bansos). Jadi, muternya juga di masyarakat,” kata Jokowi.

Sumber foto : kabarbisnis.com

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, juga mengatakan adanya permintaan telur ayam dalam jumlah yang besar untuk bantuan sosial dari Kementerian Sosial di sejumlah daerah. Meningkatnya permintaan tersebut dibarengi dengan minimnya stok telur ayam di pasar sehingga menyebabkan harga telur ayam meningkat.

Selain itu, kenaikan harga telur ayam disebabkan adanya pencairan bantuan sosial yang digabung per tiga bulan. Untuk menahan laju kenaikan harga telur ayam ini, Mendag mengaku mendapat masukan dari pengusaha agar bantuan sosial dicairkan per bulan.

Laman sistem pemantauan harga pasar dan kebutuhan pokok Kementerian Perdagangan, menyebutkan bahwa harga telur ayam secara nasional berada di kisaran Rp31.300 per kilogram per Jumat (26/08/2022). Harga itu meningkat apabila dibandingkan rata-rata harga Rp29.300 per kilogram untuk telur ayam pada 26 Juli 2022.

Harga telur ayam termurah berada di provinsi Jambi sebesar Rp27.300 per kilogram. Sementara, telur ayam termahal seharga Rp39.689 per kilogram di provinsi Papua.

Berdasarkan pantauan situs resmi Kementerian Perdagangan, tercatat per 24 Agustus 2022 harga telur ayam ras di tingkat eceran mencapai Rp31.000 per kilogram atau naik sekitar 2,9 persen dibandingkan seminggu sebelumnya dan naik sekitar 6,1 persen dibandingkan sebulan sebelumnya.  (NIA/REI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *