Penguatan Identitas Bangsa melalui Pendidikan Bahasa Indonesia

Setiap negara yang berdaulat pada umumnya, memiliki ciri khas yang menggambarkan karakteristik, jati diri, dan identitas suatu bangsa. Hal tersebut lebih dikenal sebagai identitas nasional. Identitas ini berfungsi untuk membedakan negaranya dengan negara lainnya sehingga lebih mudah dikenali. Dilansir dari buku Pendidikan Kewargenagaraan (2020) karya Damri dan Fauzi Eka Putra, identitas nasional merupakan suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofi membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. (Kompas.com, 2020). Keberadaan identitas ini tidak semata-mata hadir begitu saja, namun harus melalui proses pembentukan dan disepakati oleh bangsa itu sendiri. Lahirnya identitas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mendukungnya. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah tokoh penting, sejarah, dan ideologi. Identitas nasional pada dasarnya merupakan penggambaran dari nilai-nilai budaya dan aspek kehidupan suku bangsa yang berbeda di setiap daerah. Kemudian, unsur-unsur tersebut disatukan dan membentuk suatu identitas yang menjadi jati diri bangsa tersebut. 

Sama halnya dengan negara lain, bangsa Indonesia juga memiliki beberapa hal yang dijadikan sebagai identitas nasional. Beberapa hal yang termasuk identitas nasional Indonesia adalah Bahasa Indonesia, Pancasila, Bendera Merah Putih, Garuda Pancasila, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kebudayaan Daerah yang diterima sebagai kebudayaan nasional. Identitas nasional adalah salah satu aset berharga yang dimiliki bangsa Indonesia dan harus dijaga kelestariannya. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, sudah sepatutnya kita menjaga apa yang menjadi milik kita. Hal ini agar kita tidak kehilangan identitas dan jati diri sebagai suatu bangsa dan negara. Jika identitas dan jati diri suatu bangsa mulai melemah atau bahkan kehilangan eksistensinya, maka akan mempengaruhi kehidupan negara itu sendiri. Identitas nasional bisa dikatakan sebagai simbol yang membuat Indonesia lebih dikenal dan diingat oleh negara lain. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga dan mempertahankan identitas suatu bangsa. 

Salah satu cara mempertahankan identitas bangsa adalah dengan melalui pendidikan. Pendidikan memainkan peran yang cukup penting dalam membentuk karakter bangsa Indonesia. Pendidikan dapat membantu dalam pembentukan karakter peserta didik agar lebih mencintai bangsa dan tanah air, serta bersedia menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsanya sendiri. Salah satu contohnya, pendidikan Bahasa Indonesia dapat membentuk karakter bangsa melalui pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan. Secara umum, pendidikan Bahasa Indonesia memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang komunikasi lisan & tertulis, kemampuan memahami bacaan, melakukan analisis, berpikir sistematis dan kemampuan interpersonal. Dengan adanya pengetahuan dan keterampilan tersebut, diharapkan dapat membentuk karakter bangsa yang baik.

Pendidikan Bahasa Indonesia memberikan pengetahuan tentang penggunaan Bahasa Indonesia yang tepat, baik secara lisan maupun tertulis. Penulisan Bahasa Indonesia yang baik sesuai ejaan, pemilihan kata yang tepat, penggunaan tanda baca, serta susunan kalimat yang terpadu, akan meningkatkan keterampilan menulis seseorang sehingga tulisan lebih tertata dan mudah dipahami. Pengetahuan yang dimiliki tentang bagaimana menggunakan Bahasa Indonesia secara lisan dengan baik, akan membantu meningkatkan keterampilan komunikasi seseorang. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari akan memudahkan kita untuk saling berinteraksi dengan orang lain. 

Hal lain yang diajarkan dalam pendidikan Bahasa Indonesia adalah kemampuan memahami bacaan. Dalam proses pendidikan ini biasanya banyak membahas tentang karya sastra berbentuk tulisan, seperti puisi, pantun, legenda, cerita rakyat, dan sebagainya. Aspek yang sering dibahas adalah tentang makna atau pesan moral yang terkandung, alur, tokoh, latar kehidupan, hingga kebudayaan yang berkaitan dengan karya tersebut. Tak jarang juga karya sastra yang dipelajari berkaitan dengan cerita-cerita sejarah pembentukan negara. Banyak membaca tulisan-tulisan yang memiliki makna tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia, akan meningkatkan rasa bangga dan cinta tanah air. Pesan moral yang terkandung dalam karya sastra dapat dijadikan pelajaran dan diimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. 

Menggunakan bahasa nasional untuk saling berkomunikasi satu sama lain merupakan upaya mempertahankan identitas bangsa, yaitu Bahasa Indonesia. Berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia, akan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta melestarikan keberadaan bahasa tersebut. Mengenal sejarah dan kebudayaan bangsa melalui karya tulisan juga menjadi salah satu upaya mempertahankan identitas bangsa. Indonesia sangat dikenal dengan sejarahnya yang penuh perjuangan dan kebudayaan yang sangat kental di setiap suku bangsa. Oleh karena itu, melalui pendidikan Bahasa Indonesia, diharapkan bangsa Indonesia lebih mengetahui bahwa begitu banyak kekayaan yang dimiliki bagaikan harta berharga yang perlu dijaga dan dilestarikan sebaik mungkin.

(FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *