UK Replica Watches Hot Sale,70% OFF & Free Shipping,replica watchesAvailable With Remarkable Rolex, Omega, Breitling, Hublot Fake Watches And Other.

Replika Órák - Olcsón Rolex replika órák Minősége Óra Webáruház Akciós

Wer verkauft die besten Replik-Rolex-Uhren? Alle Antworten finden Sie auf unserer Website replica uhrenwerden Sie auch ihre Vintage-Luxus-Replik von Rolex King Midas sehen.

TRADISI IDULADHA DI INDONESIA, UNIK DAN PENUH MAKNA!

Umat muslim di dunia punya dua hari raya penting, yakni Idulfitri dan Iduladha. Sama halnya dengan Idulfitri, Indonesia juga punya tradisi Iduladha yang menarik untuk kita ketahui. Menyembelih hewan kurban memang merupakan pokok kegiatan saat Iduladha. Namun, beberapa daerah dan masyarakat di Indonesia juga punya tradisi unik yang perlu dijaga dan dilestarikan. Yuk, simak empat tradisi unik dibawah ini!

  1. Manten Sapi di Pasuruan

Tradisi Manten Sapi ini berlangsung sehari sebelum hari raya Iduladha untuk memberikan penghormatan terhadap sapi dan kambing yang akan disembelih keesokan harinya. Prosesnya dimulai dengan memandikan sapi menggunakan air kembang dan didandani secantik mungkin layaknya pengantin diacara siraman pernikahan.

  1. Toron dan Nyalase di Madura

Masyarakat Madura akan berbondong-bondong untuk “mudik” saat hari raya kurban. Hanya saja, penyebutan mudik dalam bahasa Madura adalah toron. Saat toron ke Madura, warga setempat juga melakukan nyalase. Dalam bahasa Madura, nyalase artinya ziarah  ke makam untuk mendoakan para leluhur. Kegiatan nyalase ini biasa mereka lakukan setelah pelaksanaan salat Iduladha.

  1. Jemur Kasur di Banyuwangi

Tradisi ini secara khusus dilakukan oleh Suku Osing yang berada di Desa Kemiren, Glagah, Banyuwangi. Proses acara jemur kasur ini dimulai dengan Tari Gandrung yang kemudian berlanjut dengan penjemuran kasur. Semua warga akan menjemur kasur di depan rumah dari pagi hingga sore hari. Uniknya, kasur-kasur warga desa ini adalah kasur gembil dengan warna corak hitam dan merah.

  1. Grebeg Gunungan di Yogyakarta

Tradisi Grebeg Gunungan ini berawal dari halaman Keraton Yogya, Alun-Alun Utara hingga Masjid Gede Kauman. Ada 7 buah gunungan yang tersusun sedemikian rupa dalam tradisi ini. Selanjutnya, warga setempat yang ikut menonton juga akan berebut hasil tani yang diarak. Menurut kepercayaan setempat, jika berhasil mengambil hasil bumi dalam bentuk gunungan ini, maka bisa mendatangkan berkah bagi masyarakat tersebut. (ARA/NBL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now perfect duplicate branded automatic watches for the best price on Perfect Watches website., replica watchesWorldwide shipping available.

Top Zwitserse luxe 1: 1 Rolex replica horloges winkel voor heren, replica breitling koop goedkope nep Rolex horloges voor heren online.