6 Masjid Bersejarah di Jakarta yang Cocok Menjadi Destinasi Wisata Religi

Sumber : traveloka.com

Pada akhir pekan atau saat liburan, terkadang kita suka mengalami kebingungan dalam menemukan kegiatan dan wisata yang cocok untuk mengisi waktu luang, apalagi saat bulan Ramadan. Namun, kali ini Anda dapat mencoba rekomendasi wisata religi Jakarta yang harus dikunjungi selagi menunggu waktu berbuka puasa.

Tak hanya sebagai lokasi untuk liburan, tapi Anda juga dapat beribadah dengan penuh khidmat di sana. Dilansir dari Liputan6.com, 04 April 2023, berikut ini adalah enam masjid bersejarah di Jakarta yang bisa menjadi alternatif destinasi wisata religi.

 

  1. Masjid Al Anshor

Masjid Al Anshor terletak di daerah Pekojan, Tambora, Jakarta Barat dan merupakan masjid tertua di Jakarta. Masjid ini tercatat keberadaannya sejak 1648. Awalnya didirikan oleh dan untuk orang Moor, yaitu pedagang asal Gujaat dan Bengal, India. Pada masa itu mereka datang ke Jakarta untuk berdagang.

  1. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal yang berlokasi di Jakarta Pusat ini merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden RI pertama, Sukarno atau Bung Karno.

Arsitek dari Masjid Istiqlal adalah Fredrich Silaban.  Pemancangan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan pada 24 Agustus 1961 dan baru diresmikan pada 22 Februari 1978.

  1. Masjid Agung Sunda Kelapa

Masjid ini terletak di daerah Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.  Masjid ini merupakan bangunan peninggalan Belanda yang dulu digunakan sebagai kantor pos dan perusahaan kereta api.

Setelah Belanda tidak lagi berkuasa, bangunan ini sempat dijadikan kantor Angkatan Laut Jepang. Usai Indonesia merdeka, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meresmikan bangunan ini untuk dipugar, bangunan ini akhirnya menjadi masjid pada 1987.

  1. Masjid Jami’ Keramat Luar Batang

Rekomendasi destinasi wisata religi selanjutnya adalah Masjid Jami’ Keramat Luar Batang. Masjid ini adalah sebuah peninggalan bersejarah dan termasuk salah satu masjid tua di Jakarta. Sebab, pembangunan masjidnya sendiri selesai ketika abad ke-18.

Keunikan masjid ini ada pada bagian pelataran belakang (berlawanan arah kiblat) yang terdapat makam Habib Husain. Beliau merupakan tokoh ulama yang menyebarkan ajaran Islam di Batavia (nama Jakarta saat itu) dan menentang keras penjajahan Belanda.

  1. Masjid Cut Meutia

Sumber : traveloka.com

Rekomendasi selanjutnya adalah Masjid Cut Meutia, masjid ini cocok dikunjungi oleh orang yang ingin belajar sejarah dan berwisata religi. Keunikan dari masjid ini terletak pada bentuk bangunannya yang khas sekali dengan gaya kolonial belanda. Penyebabnya, yaitu peralihan fungsi gedung, yang dulunya sebagai pusat biro arsitek menjadi masjid dan tempat ibadah umat Islam. (SS/TB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibom
marsbahis