Mau Mudik Lebaran? Kecelakaan bisa Ditanggung oleh BPJS, Simak Syaratnya Disini!

Sumber: detik.com

Di penghujung bulan suci Ramadan ini adalah saatnya Hari Raya Idulfitri yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia yang mempunyai budaya di Hari Raya Idulfitri yang dikenal dengan sebutan mudik. Mudik adalah kegiatan bepergian ke luar kota menuju kampung halaman, mudik biasanya dilakukan oleh para perantau yang tinggal di kota dan pulang ke desa tempat tinggal asalnya.

Perjalanan mudik biasanya dilakukan melalui transportasi darat, laut, dan udara. Dalam perjalanan darat biasanya pemudik menggunakan alat transportasi, seperti mobil, bis, dan lain sebagainya. Mudik menggunakan transportasi darat memiliki banyak risiko karena menempuh perjalanan yang sangat jauh. Namun, menjelang Hari Raya Idulfitri tahun 2023 ini, ada kabar baik yang disampaikan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan, dimana kecelakaan saat mudik Lebaran akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Seperti yang dikatakan oleh Ali Ghufron Mukti, selaku Direktur Utama BPJS Kesehatan, yang memastikan bahwa pihak BPJS Kesehatan akan menanggung biaya penanganan akibat kecelakaan saat mudik Lebaran. Adapun penanggung jawab utama asuransi kecelakaan adalah pihak Jasa Marga.

“Kita dalam Peraturan Presiden diatur. Jadi, nanti diurus oleh Jasa Raharja karena memang pekerjaannya memprogram untuk kecelakaan,” ujar Ali saat meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (19/04/2023).

Sumber: okezone.com

Ali memastikan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan akan dilakukan secara menyeluruh, asalkan korban merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) aktif. Dari hal tersebut, dapat terlihat bahwa syarat untuk ditanggung oleh BPJS adalah masyarakat yang ingin mudik harus terdaftar sebagai peserta JKN.

Cara mengurus JKN juga sangat mudah. Apabila peserta yang sudah terdaftar JKN tidak membawa kartunya, maka cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada petugas BPJS Kesehatan. Biaya kecelakaan yang akan ditanggung oleh Jasa Marga adalah sebesar Rp20 juta dan apabila lebih dari itu, maka sisanya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Akan berbeda apabila masyarakat belum terdaftar menjadi peserta JKN, maka BPJS Kesehatan tidak bisa menanggung biaya kekurangannya.

“Saya sarankan masyarakat harus menjadi peserta JKN karena kalau tiba-tiba butuh dan sakit itu sering tidak bisa. Nanti kalau misalnya baru mau mendaftar itu nunggunya 14 hari. Jadi, nggak bisa daftar langsung dan bisa menggunakan fasilitas kesehatan, ya. Kalau sudah jadi peserta, tinggal bawa KTP saja ke faskesnya,” jelas Ali.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa cara agar mendapatkan jaminan tambahan dari BPJS Kesehatan saat mengalami kecelakaan mudik, yaitu dengan mendaftar keanggotaan BPJS Kesehatan di JKN, dengan syarat sebagai berikut:

  1. NIK KTP aktif;
  2. Nomor HP dan email aktif;
  3. Memilih fasilitas kesehatan terdekat;
  4. Iuran bulanan yang wajib dipenuhi.

Nah, itu dia cara dan syarat untuk mendapatkan biaya penanggungan BPJS Kesehatan. Selalu ingat untuk teman–teman yang sedang dalam perjalanan mudik dan kembali ke ibu kota untuk tetap berhati–hati dan patuhi peraturan lalu lintas agar perjalanan mudik dapat terlaksana secara aman dan nyaman. Jangan lupa jaga kesehatan, ya! (MNR/ARS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibom
marsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahis