Hati-Hati! Sering Marah-Marah Berdampak Buruk terhadap Kesehatan Mental


Sumber: hellosehat.com

Ketika kita dikecewakan atau sedang mengalami suatu masalah yang bertolak belakang dengan isi hati, sering kali kita akan merasa marah. Selain sedih dan bahagia, marah juga merupakan salah satu cara seseorang untuk mengeskpresikan perasaan yang sedang mereka alami. Marah adalah emosi normal, sama halnya dengan stres atau cemas. Namun, keseringan marah dapat memberikan dampak negatif untuk diri kita, baik secara fisik maupun psikis. Hal tersebut dapat terjadi apabila seseorang melampiaskan amarahnya dengan tidak terkontrol dan menahan amarah dalam waktu yang lama.

Mengutip dari Halodoc.com, ada beberapa dampak negatif dari keseringan marah terhadap kesehatan mental kita, antara lain:

Sumber: sehatq.com

  1. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Para ilmuwan di Universitas Harvard menemukan penelitian pada orang yang sehat, bahwa hanya dengan meminta mereka untuk mengingat pengalaman marah dari masa lalu, ternyata hal itu dapat menyebabkan penurunan selama enam jam dalam kadar antibodi imunoglobulin A, yaitu garis pertahanan pertama sel melawan infeksi.

  1. Memperburuk Kecemasan

Studi pada tahun 2012, yang diterbitkan dalam jurnal “Cognitive Behavior Therapy”, menemukan kemarahan dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan umum, suatu kondisi yang ditandai dengan kekhawatiran berlebihan dan tidak terkendali yang mengganggu kehidupan sehari-hari bagi pengidapnya.

  1. Menyebabkan Depresi

Orang yang mengalami depresi sering menunjukkan kemarahan pasif, yaitu cenderung menyimpan amarah mereka daripada mengambil tindakan.

  1. Sulit Tidur

Seseorang akan merasa kesulitan untuk tidur yang disebabkan karena perasaan gelisah dan tidak tenang saat sedang marah. Hal ini akan berdampak pada kesehatan fisik juga.

Namun, marah juga dapat memberikan dampak positif apabila diekspresikan dengan cara yang sehat dan dapat dikendalikan. Marah membantu beberapa orang untuk berpikir lebih masuk akal. Ada dua cara yang bisa dilakukan ketika marah, yaitu mengungkapkan dan mengeskpresikan. Namun, alih-alih mengekspresikan kemarahan, lebih baik kita menjelaskan alasan dibalik kemarahan tesebut. Menahan amarah yang terus-menerus terpendam bisa memberikan dampak negatif dalam sisi kesehatan. Jika tidak diatasi dan diungkapkan segera, maka kesehatan fisik maupun mental akan terganggu dalam jangka waktu yang dekat.

(RA/RIV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *