Econo Channel, Sebuah Nama Sebuah Cerita

Econo
Channel, Sebuah Nama Sebuah Cerita

Oleh : Ade Komaria*
Semoga lembaga ini dapat terus tumbuh dan
berkembang tidak termakan zaman serta selalu belajar dari pengalaman
.”
          Saat kita memasuki sebuah gedung
yang terletak di Kampus A UNJ dan sering di sebut oleh kalangan mahasiswa
Fakultas Ekonomi UNJ dengan gedung L, kita akan menemukan berbagai
ruangan-ruangan tempat berkumpulnya ormawa dan opmawa di Fakultas Ekonomi UNJ.
Nah, sekarang kita akan mengunjungi salah satu ruangan lembaga yakni lembaga pers Fakultas
Ekonomi UNJ yaitu Econo Channel. Begitu kita masuk ke dalam Gedung L kita akan
melihat ruangan BPM, dari ruangan itu kita belok ke kiri sampai ke ujung.
Ruangan Econo Channel berada di sebelah kanan HMJ Manajemen dan sebelah kiri
HMJ Akuntansi. 
Econo Channel
merupakan lembaga pers mahasiswa milik Fakultas Ekonomi UNJ. Econo Channel dulunya
adalah media informasi yang digerakkan para dosen jurusan ekonomi ketika masih
berada dalam naungan FIS. Namun setelah FE berdiri pada tahun 2005 maka
munculah ide dari mahasiswa untuk menggerakan Econo Channel untuk lebih baik
lagi. 
Begitu kita sampai di ruang sekretariat Econo Channel, kita akan disambut oleh pintu
coklat tanpa daun pintu beserta tempat koran dengan balutan kertas kado bermotif
batik coklat. Saat masuk ke ruangan yang berukuran kurang lebih 3×3 meter dengan cat
berwarna merah muda itu, dapat
kita lihat terdapat dua buah papan informasi yang
terbuat dari sterofoam di dekat pintu masuk, satu berbalut kertas kado garis-garis pelangi dan
satu lagi berbalut kertas kado batik coklat. Terlihat satu unit komputer lengkap yang kondisinya
baik mulai dari monitor merek GIC, mouse merek logitech dan CPU merek power
logic yang membantu para anggota
Econo Channel dalam melaksanakan program kerjanya. Satu
unit wallfan merek Maspion terletak di atas
perangkat komputer tampak hidup memberikan kesejukan di ruangan tersebut. Tujuh
figura berisi majalah Econo Channel terpampang rapi di dinding, menunjukkan dengan bangga beberapa karya lembaga tesebut. Sebuah rak terlihat penuh berisi
buku-buku mulai dari novel, buku
nonfiksi, hingga koleksi majalah Econo Channel. Koleksi buku itulah yang diharapkan menjadi jendela wawasan bagi para
anggota Econo Channel. Terlebih, lembaga ini berkecimpung dalam duni media dan
pers, dimana membaca adalah hal mutlak yang harus dilakukan.

“Econo Channel ini kan lembaga komunikasi dan informasi, sudah
seyogyanya menjadikan baca, tulis, dan diskusi sebagai budaya. Ya,
setidaknya sedikit demi sedikit, secara perlahan. Apa yang bisa kita
informasikan ke orang lain jika kita sendiri nggak tau apa-apa?” ujar
Novayuandini Gemilang selaku Pemimpin Umum Econo Channel 2012-2013.

Econo Channel memiliki beberapa
departemen yaitu 1. Departemen Redaksi, departemen ini
memiliki empat subdepartemen yakni editor, reporter, fotografi, dan desain
grafis. 2. Departemen Humas, 3. Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) yang memiliki dua subdepartemen yakni kajian pelatihan dan kaderisasi, serta  4. Biro keuangan. Visi dari Econo Channel adalah bersama menjadikan Econo
Channel sebagai media informasi, komunikasi, dan pers fakultas ekonomi yang
produktif dan profesional. Beberapa misi dari Econo Channel adalah optimalisasi
rekrutmen anggota, optimalisasi pelatihan jurnalistik (menulis, fotografi,
design grafis) secara berkelanjutan, membudayakan baca, tulis, diskusi,
menumbuhkan rasa kritis dan peka terhadap lingkungan Fakultas Ekonomi khususnya,
juga aktif
berkarya.
Menurut
Supriati Ningsih sebagai kepala departeman humas, Econo Channel memiliki beberapa program kerja andalan yakni
menerbitkan majalah, buletin, dan
press release. Econo Channel juga
memiliki kegiatan bernama Komunitas Jurnalistik yang juga merupakan kegiatan
pasca MPA yang disahkan oleh pihak dekanat FE. Ada juga Sekolah Pers Econo
Channel (SPEC) yakni kegiatan rutin kajian, pelatihan, dan bedah buku yang
tentu saja berkaitan dengan jurnalistik. Majalah Econo
Channel kini berisi berita-berita seputar pendidikan dan tentu saja ekonomi.
Majalah ini telah terbit sampai dengan edisi ke 12 dan akan segera me-release  edisi ke 13 nya September 2012 nanti.
              
            Salah satu program
kerja Econo Channel yang baru diadakan tahun ini adalah Econo Channel Goes to
School, yakni kegiatan mendatangi Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang
memiliki ekstrakurikuler jurnalistik atau menerbitkan majalah sekolah. Di
kegiatan tersebut, Econo Channel akan mengadakan workshop jurnalistik, mulai
dari reportase, penulisan berita, dan lain sebagainya.
           Orang
besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesulitan. Sungguh luar biasa Econo Channel
saat ini, semoga lembaga ini dapat terus tumbuh dan berkembang tidak termakan
zaman serta selalu belajar dari pengalaman. 
Keluarga besar Econo Channel 2012-2013

Saat sharing time di Puncak
  
Visit Company ke Media Indonesia
 
Workshop fotografi di Monas
 
Workshop reportase di Kota Tua
 
Rapat Kerja 2012-2013
 
Komunits Jurnalistik (KJ) Econo Channel 2011
 
Beberapa koleksi majalah Econo Channel

 
 Majalah Econo Channel Edisi 12 

*Staf reporter Econo Channel pengurusan 2012-2013 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *