Lab Pasar Modal FE UNJ : “Mengenal Lebih Dekat Pasar Modal Syariah”

(Suasana saat narasumber memaparkan materi)
    Dalam rangka
menyemarakkan Dies Natalis ke 53 Universitas Negeri Jakarta, Laboratorium Pasar
Modal FE UNJ menyelenggarakan Seminar Pasar Modal Syariah dengan tema “Sharia
Way for A Bright Future” di Aula Maftuchah Gd. Dewi Sartika pada Senin, 22 Mei
2017. Dengan diadakannya seminar ini, Laboratorium Pasar Modal FE UNJ mengajak
mahasiswa untuk mengenal investasi saham syariah. Acara dipandu oleh dua orang
Mc dan sambutan diberikan oleh Ibu Hania, “Sebelumnya sudah diadakan seminar
pasar modal seperti ini, namun untuk seminar kali ini lebih berfokus kepada
pasar modal syariah agar kita mengenal dengan baik hal tersebut”, ujarnya.
    Aula Maftuchah
dipadati oleh peserta seminar yang ingin menambah wawasan tentang pasar modal.
Narasumber pertama yang mengisi seminar Pasar modal ini dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), Bapak Andry Wicaksono. “Lembaga pemeringkat kredit, Standard
& Poor’s (S&P) akhirnya menyematkan peringkat layak investasi kepada
Indonesia, dan menaikkan peringkat kredit Indonesia dalam investment grade pada Jumat pekan lalu. Hal itu membuat
negara-negara lain banyak yang menginvestasikan modalnya ke Indonesia
dikarenakan negara Indonesia memiliki tingkat return yang baik”, ujarnya. Beliau
juga mengajak audience untuk mulai menabung saham karena transaksinya mudah dan
cepat. Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat perkembangan produk
investasi berbasis syariah, baik di tingkat global maupun regional. Beberapa
tahun terakhir, perkembangan produk investasi syariah, khususnya produk pasar
modal menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
    Dilanjutkan dengan
pemaparan dari narasumber kedua oleh Bapak Irwan Abdalloh. “Perbedaan pasar
modal syariah dengan pasar modal pada umumnya terletak pada prinsip syariahnya,
jadi seorang investor pada pasar modal syariah dia harus memperhatikan halal
atau haram barangnya, sesuai atau tidak caranya dengan syariat islam”, ujar
Bapak Irwan. Terkait mekanisme di pasar modal syariah dengan pasar modal konvensional
sama saja namun untuk pasar modal syariah harus lebih diperhatikan produk atau
saham dan caranya. Sedangkan untuk trading online terdapat perbedaan dengan
pasar modal konvensional, beberapa yang tidak boleh itu langsung diblok seperti
margin trading. Dilihat dari segi
keuntungan tentu lebih menguntungkan menginvestasikan dana di pasar modal
syariah, selain mendapatkan untung investor juga mendapatkan pahala karena
transaksi yang terjadi berdasarkan prinsip-prinsip syariat islam.
    Agar masyarakat dan mahasiswa
tertarik untuk menginvestasikan dananya di pasar modal syariah, perlu adanya
pengenalan kepada mereka bahwa untuk menjadi seorang investor itu mudah dan
murah. Semua transaksi trading online dapat dilakukan melalui smartphone yang dimiliki. Dengan adanya
seminar ini diharapkan kedepannya Laboratorium Pasar Modal FE UNJ akan terus
mengadakan event-event yang menarik dan menambah wawasan sehingga mahasiswa
bisa mengenal dengan baik investasi saham dan mulai melakukannya. (Rn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *