Indonesia Berpindah Ibu Kota, Pantaskah?

  Indonesia dikabarkan akan memindahkan Ibu Kota negara Indonesia. Sebuah usulan pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke lokasi lainnya telah didiskusikan sejak kepresidenan Soekarno, dan juga selama masa kolonial Belanda. Dilansir dai Liputan06.com Presiden RI Joko Widodo meminta Menteri PPN/Kepala Bappenas untuk mengkaji kemungkinan pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya. Namun, rencana itu bukan hal mudah. Banyak pengusaha yang membeberkan beberapa risiko yang harus dihadapi pemerintah jika upaya pemindahan Ibu Kota itu benar-benar dilakukan.
Terdapat 4 penyebab mengapa Presiden Joko widodo berencana memindahkan Ibu Kota negara Indonesia ke daerah Kalimantan Palngkaraya, yaitu :
  1. Jakarta terlalu padat, karena Jakarta saat ini  menjadi pusat untuk segalanya mulai dari ekonomi keuangan, industri, serta pemerintahan.
  2. Kalimantan tidak rawan gempa.
  3. Harus keluar dari Jawa, karena agar  pembangunan ekonomi dapat merata tidak terpusat hanyadi pulau Jawa. 
  4. Tidak menggunakan dana APBN.
    Dampak positif dari pemindahan Ibu Kota negara Indonesia adalah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di luar Jawa dan pemerataan pembangunan antardaerah, proses penyiapan gedung-gedung dan infrastruktur baru di tempat baru akan dorong pertumbuhan ekonomi di lokasi baru tersebut dan daerah-daerah sekitarnya, dan akan meringankan beban Jakarta dari sisi sosial ekonomi. Dari sisi pertahanan, pemerintah akan dipaksa memperkuat pertahanan di ibu kota berada maupun wilayah di sekitarnya. Serta dampak negatif dari perpindahan ibu kota adalah anggaran negara dapat membengkak, dan dapat membuat hutan atau lahan yang hijau di Palangkaraya akan habis oleh pembangunan infrasruktur ibu kota.(Fr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *