doc : google.com

KADAL 126 : YUK NABUNG SAHAM SARANA MENGEDUKASI UNTUK BERINVESTASI

doc : google.com

Yuk Nabung Saham (YNS) merupakan kampanye yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. Kampanye Yuk Nabung Saham ini diluncurkan pada tanggal 12 November 2015 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Muhammad Jusuf Kalla di Main Hall Gedung Indonesia Stock Exchange.

Program ini memudahkan bagi calon investor yang ingin membeli saham dengan minimal modal hanya seratus ribu rupiah. Sebelum dikeluarkannya kampanye Yuk Nabung Saham ini, calon investor diharuskan memiliki minimal modal sebesar sepuluh juta rupiah.

Tingkat inflasi merupakan salah satu alasan mengapa harus berinvestasi. Harga barang secara umum mengalami kenaikan secara terus menerus atau terjadi penurunan nilai uang dalam negeri. Dibandingkan obligasi, reksadana, dan logam mulia, saham merupakan instrumen investasi dengan hasil terbaik.

Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Satuan pembeliannya adalah Lot (1 lot = 100 lembar). Keuntungan menabung saham didapatkan dari selisih kenaikan harga saham (Capital Gain) dan pembagian keuntungan perusahaan (Deviden). Resikonya adalah kebalikannya, yaitu penurunan harga saham dan perusahaan bangkrut.

Image saham sendiri di masyarakat umum tidaklah baik. Umumnya saham diidentikkan dengan perjudian, mahal, dan sulit untuk dikelola. Untuk itulah BEI juga mengadakan Sekolah Pasar Modal (SPM). SPM adalah sekolah gratis untuk mendapatkan informasi seputar saham. Keuntungan lainnya adalah peserta SPM dapat membuka rekening efek dengan nominal yang kecil hanya Rp100.000.

Oleh karena itu, dengan diadakannya kampanye Yuk Nabung Saham inilah masyarakat bisa dengan mudah berinvestasi tanpa membutuhkan modal yang besar dan mendapatkan informasi seputar saham dari Sekolah Pasar Modal yang diadakan oleh BEI. Jika kampanye ini berhasil menarik minat masyarakat untuk berinvestasi, maka secara langsung akan berdampak pada meroketnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Research and Development by Amalia Mega Berliana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibom
betcio