Teknik Pomodoro: Mengatasi Kesulitan Fokus Belajar selama Pembelajaran Jarak Jauh

Pandemi COVID-19 mengakibatkan banyaknya perubahan yang terjadi di berbagai sektor termasuk sektor pendidikan. Sejak pemerintah menerapkan adanya social distancing sebagai langkah preventif penyebaran wabah COVID-19, maka pembatasan pertemuan dalam jumlah besar juga dilakukan dengan adanya kegiatan belajar mengajar di setiap institusi pendidikan yang mulanya berupa tatap muka di kelas, beralih menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

PJJ yang telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun terakhir, nyatanya masih dinilai kurang efektif. Hal ini diucapkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim dan tokoh-tokoh besar masyarakat lainnya yang turut mengakui pernyataan tersebut. Dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini, para pelajar dan mahasiswa cenderung mengalami kejenuhan dalam menghadapi pembelajaran secara daring selama pandemi COVID-19.

Belajar di rumah dengan berbagai kemudahan yang ada, ternyata berdampak pada fokus belajar yang sering kali mengalami gangguan akan berbagai hal, seperti keinginan menonton serial favorit, membaca novel, atau sekadar menjelajahi media sosial yang berpotensi membuat fokus belajar semakin menurun karena tidak adanya pengawasan, seperti ketika belajar di kelas.

Oleh karena itu, pelajar dan mahasiswa kerap mencari cara belajar yang tepat agar tetap fokus, tetapi juga tidak menjenuhkan dan efektif. Terdapat satu teknik belajar yang telah diperkenalkan sejak tahun 1980-an oleh Fransisco Cirillo, yakni teknik Pomodoro. Fransisco merupakan mahasiswa asal Italia yang mengalami kesulitan belajar karena tidak dapat berkonsentrasi. Ia mencoba mengubah cara belajarnya dengan manajemen waktu menggunakan kitchen timermiliknya yang berbentuk tomat. Hal ini sekaligus menjadi asal mula penamaan teknik “Pomodoro” dimana dalam bahasa Italia berarti tomat. Secara garis besar, teknik ini membagi waktu belajar ke dalam beberapa interval dan setiap intervalnya terdapat jeda waktu istirahat.

Sumber: personal-development-zone.com

Lantas bagaimana cara kerja teknik Pomodoro? Dirangkum dari laman Kompas.com, berikut ini terdapat beberapa langkah yang dapat kalian ikuti:

  1. Siapkan materi yang ingin dipelajari

Sebelum belajar, tentukan terlebih dahulu materi yang akan dipelajari. Lalu, buat daftar semua materi agar tak ada yang terlewat. Rencana belajar seperti ini bisa membantu kalian dalam menentukan materi mana yang sebaiknya dipelajari terlebih dahulu.

  1. Atur timer waktu

Teknik Pomodoro menyarankan kita membagi waktu selama 25 menit untuk belajar dan 5 menit untuk beristirahat.

  1. Fokus belajar

Buat dirimu fokus untuk belajar dengan cara menjauhkan handphone, televisi, makanan, dan hal lainnya yang bisa membuat fokus belajar teralihkan. Berikan 100 persen perhatian untuk belajar selama waktu yang telah ditetapkan.

  1. Istirahat 5 menit

Setelah timer berbunyi, kalian dapat berhenti terlebih dahulu meskipun tugas yang ada belum selesai. Gunakan waktu 5 menit untuk mengistirahatkan otak dan tubuh.

  1. Ulangi sesi

Setelah istirahat, lakukan kembali sesi Pomodoro. Kalian bisa fokus belajar lagi selama 25 menit dan istirahat selama 5 menit. Setelah empat kali sesi, kalian bisa mengambil waktu istirahat lebih lama menjadi 15-30 menit.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia https://www.djkn.kemenkeu.go.id/, teknik Pomodoro terbukti efektif dalam mengatasi masalah kesulitan fokus saat belajar atau bekerja. Pernyataan ini diperkuat dengan adanya sebuah penelitian oleh Jonathan Schooler, dimana rata-rata setiap harinya pikiran seseorang menghabiskan 15-20 persen dari waktunya untuk memikirkan hal lain selain pekerjaan, sehingga membuat pekerjaan menjadi sulit selesai. Oleh karena itu, teknik Pomodoro ini akan sangat berguna, sebab dapat menarik perhatian kita selama 25 menit secara penuh. Pandemi COVID-19 tidak boleh memadamkan semangat kita untuk tetap fokus belajar, cukup dengan menemukan strategi dan gaya belajar yang sesuai dengan kalian. Semoga membantu dan selamat mencoba EClicious!

Research and Development by Regita Inestiana (RI)

Editor by Kania Hani (KAN)

Sources:

Djkn.kemenkeu.go.id (2020, Agustus 28). Pomodoro Technique: Teknik Efektif Untuk Bekerja Produktif. Retrieved from https://www.djkn.kemenkeu.go.id/: https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13344/Pomodoro-Technique-Teknik-Efektif-Untuk-Bekerja-Produktif.html

Kasih, Ayunda Pininta. (2020, April 30). Sulit Fokus untuk Belajar UTBK di Rumah, Coba Teknik Pomodoro Ini.Retrieved from kompas.com: https://www.kompas.com/edu/read/2020/04/30/132105071/sulit-fokus-untuk-belajar-utbk-di-rumah-coba-teknik-pomodoro-ini?page=all

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibom
betcio