3 Rekomendasi Buku Self-Healing yang Wajib Kamu Baca!

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus berkepanjangan membuat pergerakan kita terbatas dan menghabiskan waktu hanya di rumah saja. Hal tersebut membuat kita jenuh dan terkadang membuat kita merasa takut, resah, lelah, maupun stres.

Jika kamu sudah mulai jenuh, membaca buku-buku self-healing dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kejenuhan kalian. Yuk, disimak buku apa saja yang dapat kalian coba!

1. Jeda karya Andre Rianda

Sumber: GenPI.co

Buku ini berceritakan mengenai kisah percintaan yang sudah berlalu, namun masih dirindukan. Buku ini tidak menceritakan bagaimana seseorang ingin kembali pada sosok yang ia ingat tesebut, melainkan sedikit waktu atau jeda agar terbiasa menikmati ruang sendiri dalam ketenangan.

Buku ini terdiri dari tiga bagian, yaitu kita dan diri sendiri, kita dan hubungan sekitar, dan kita dan cinta. Pada buku ini menjelaskan mengenai penting untuk me-review hal yang sudah terjadi sebagai hal positif, bukan hanya untuk disesali.

2. Sesekali Kita Butuh Sepi karya ikhsanudin

Sumber: GenPI.co

Buku karangan Ikhsanudin ini mempunyai daya tarik yang kuat. Sesekali Kita Butuh Sepi, dari judulnya saja sudah membuat kita tertarik dan menggerakan hati untuk membacanya. Buku ini memiliki makna tentang memilih rehat jika sedang penat. Agar kita dapat melepaskan dan tidak menggenggam sesuatu sangat erat, dan kerelaan-kerelaan lain yang pernah hilang di hidup kita. Buku ini juga mengajarkan kita tentang bertahan. Kau tahu, kadang kita memang kelelahan  pada  jalan yang kita pilih, tapi di samping itu kita juga punya banyak alasan untuk bertahan.

3. Self Acceptance karya Diana Rikasari & Dinda P

Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara penulis dan ilustrator yang sangat keren. Isinya merupakan 88 tulisan Diana, ditemani dengan ilustrasi dari Dinda. Seluruh huruf yang terdapat di buku ini murni tulisan tangan Dinda. Bahkan Dinda sengaja memberikan efek coretan agar terlihat seperti jurnal pribadi.

Buku ini mengatakan bahwa wajar untuk sesekali merasa sedih, agar bisa bersemangat lagi ke depannya. Tak hanya itu, Diana juga banyak menceritakan kisah hidupnya sebagai seorang ibu. Buku ini tidak akan membosankan dikarenakan kutipannya yang relate dengan kehidupan dan disetiap halamannya yang penuh dengan warna. Tak hanya itu, menyegarkan mata dan membuat para pembacannya semakin tertarik untuk membaca.

Itulah beberapa buku yang dapat kalian baca untuk menemani selama di rumah aja dan membantu kalian untuk self-healing, selamat mencoba!!

(SYK/NAD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibom
marsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahismarsbahis