Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the temporary-login-without-password domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u702772576/domains/econochannelfeunj.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6114
PEMERINTAH MEWAJIBKAN VAKSIN KANKER SERVIKS SECARA GRATIS - Econo Channel

PEMERINTAH MEWAJIBKAN VAKSIN KANKER SERVIKS SECARA GRATIS

Sumber foto : CNN Indonesia

Kanker serviks adalah kanker yang muncul di dalam sel-sel di leher rahim. Kanker ini muncul saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal dan berkembang terus menerus dengan tidak terkendali. Kanker serviks ini sendiri menjadi salah satu penyakit serius paling mematikan di dunia. Penyebab kanker serviks, yaitu oleh virus bernama human papilloma virus (HPV). Selain menjadi penyebab kanker serviks di tubuh perempuan, virus ini juga dapat memberikan efek buruk untuk pria berupa penyakit kelamin. HPV ini dapat menular ke pria melalui hubungan intim dengan pasangannya yang menderita kanker serviks.

Di Indonesia, dari data Observasi Kanker Dunia menunjukkan bahwa terdapat 36.633 kasus baru dan 21.003 kematian akibat kanker serviks pada tahun 2020. Angka tersebut menunjukkan bahwa 50 kasus terdeteksi setiap harinya dengan lebih dari dua kematian setiap jam.

Hal tersebutlah yang membuat Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa vaksin untuk penyakit kanker serviks akan dimasukkan ke dalam program nasional mulai tahun 2022. Ini artinya, vaksin akan diwajibkan dan digratiskan untuk kelompok warga yang menjadi target. Selain itu, rencana pemberian vaksin kanker serviks atau vaksin HPV ini akan diberikan untuk anak-anak perempuan kelas 5-6 Sekolah Dasar (SD). Sementara itu, pada kelompok perempuan remaja dan dewasa, vaksinasi bisa dilakukan secara mandiri dan berbayar di fasilitas kesehatan.

Program vaksinasi HPV ini sudah dimulai sejak 2021 di dua provinsi dan lima kabupaten/kota di Indonesia dan diperluas menjadi tiga provinsi dan lima kabupaten/kota pada tahun ini. Selain itu, pemerintah juga akan mewajibkan vaksin human papilloma virus atau HPV untuk mencegah kanker serviks pada perempuan mulai 2023.

Untuk pemberian dosis vaksin ini pun berbeda–beda di setiap kelompok umur. Untuk anak-anak usia 10-13 tahun, vaksin cukup diberikan dua kali dengan jarak 6-12 bulan setelah vaksin pertama. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memasukkan program vaksinasi HPV ini ke dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sehingga kegiatan vaksinasi sepenuhnya akan diselenggarakan di sekolah.

Lalu, untuk remaja dan dewasa, vaksin diberikan dengan dosis yang lebih banyak dari usia anak, yakni tiga dosis vaksin. Jarak pemberian dari vaksin pertama ke vaksin kedua sebulan, kemudian vaksin ketiga di bulan keenam setelah vaksin kedua. (DVY/RAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

free da pa checker
newsspencer.com
iqos terea
iqos sipariş
iqos terea ankara
iqos terea istanbul
deneme bonusu veren siteler
deneme bonusu veren siteler
mavibet giriş
marsbahis
marsbahis giriş