Presiden Joko Widodo Menjadi Juru Damai Ukraina dan Rusia untuk KTT G7, Simak Penjelasannya!

KTT adalah Konferensi Tingkat Tinggi, sedangkan G7 adalah Group of Seven. Jadi, KTT G7 adalah sebuah konferensi yang dihadiri oleh tujuh negara anggota G7. Melansir dari BBC, Group of Seven (G7) adalah suatu organisasi internasional yang terdiri dari tujuh negara terbesar di dunia dengan ekonomi maju.

Pada umumnya, kegiatan KTT G7 adalah melakukan kolaborasi dalam rangka memecahkan masalah ekonomi dunia, salah satunya masalah perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung hingga kini. Untuk itu, G7 setiap tahunnya mengadakan rapat kerja untuk membahas masalah yang sedang terjadi melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

Setiap tahun para menteri dan pejabat dari tujuh negara anggota G7 mengadakan KTT G7. Dalam konferensi tersebut, mereka membahas dan membentuk kesepakatan serta mempublikasikan pernyataan bersama terkait peristiwa-peristiwa global.

Apa saja negara yang termasuk dalam G7? Anggota G7 adalah tujuh negara besar dengan ekonomi yang maju yang terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat. Sementara itu, negara-negara Eropa diwakili oleh Presiden Dewan Eropa dan Komisi Eropa dalam setiap pertemuan G7.

Sumber foto: news.detik.com

Melansir CNBC International, G7 dibentuk utamanya karena politik. G7 tercipta pasca guncangan minyak pertama tahun 1970-an, saat ekonomi di seluruh dunia menderita. Para pemimpin global yang resah akhirnya membantuk sekelompok pejabat pemerintah dan memutuskan untuk bertemu dan mencari solusi. Pada tahun 1998, Rusia bergabung dengan G7 sehingga menjadikannya G8. Sayangnya, Kremlin tak bertahan lama dan dikeluarkan dari grup pada tahun 2014 setelah aneksasi Krimea.

Sumber foto: kompas.com

Dikutip dari Reuters, Jerman sebagai tuan rumah KTT G7 tahun ini mengundang Senegal, Argentina, Indonesia, India, dan Afrika Selatan sebagai negara mitra dalam pertemuan kali ini. Presiden Joko Widodo resmi hadir di Jerman untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara G7. Indonesia berpartisipasi sebagai negara rekanan G7 bersama India, Afrika Selatan, Senegal, dan Argentina. RI juga diundang dalam kapasitas sebagai Presidensi G20. Selain itu, Indonesia tahun ini juga menjabat sebagai Presiden G20 yang puncaknya akan berlangsung pada Oktober mendatang.

Sumber foto: wartadepok.com

Presiden Joko Widodo dan rombongan tiba di Munich, Jerman, untuk menghadiri undangan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 pada hari Minggu (26/06/2022). Presiden Joko Widodo akan mengikuti KTT G7 di Istana Elmau pada hari Senin (27/06/2022).

“Kita akan mendorong, mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi yang sedang melanda dunia. Memang upaya ini tidak mudah, tapi kita, Indonesia, akan terus berupaya,” ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada hari Minggu (26/06/2022).

Presiden Joko Widodo dan rombongan juga akan mengunjungi Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Ukraina dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Rusia. Dalam kedua kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo membawa misi untuk membangun perdamaian dan membuka ruang dialog sesegera mungkin.

“Dari Ukraina saya akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Sekali lagi, dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” kata Presiden Joko Widodo.

Selepas dari Eropa, Presiden Joko Widodo akan bertolak ke Persatuan Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara. Ia menegaskan kunjungan tersebut penting untuk mencegah rakyat Indonesia dan negara-negara berkembang berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan.

Melansir dari laman BBC, G7 memiliki peran cukup penting bagi dunia. G7 berhasil membuat sejumlah keputusan yang memiliki efek global. Meskipun demikian, KTT G7 tidak mengesahkan Undang-Undang apapun karena terdiri dari negara-negara terpisah dengan proses demokrasi mereka masing-masing. Berikut ini beberapa peran G7 bagi dunia:

  1. Pada tahun 2022, G7 memainkan peran penting dalam menyiapkan dana global untuk memerangi malaria dan AIDS;
  2. Menjelang KTT G7 2021 di Inggris, para menteri keuangan G7 sepakat untuk membuat perusahaan multinasional membayar lebih banyak pajak; dan
  3. G7 juga telah memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara berkembang, dan mengatasi perubahan iklim. (ASL/REI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibom
betciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetcio