https://twitter.com/TarizSolis

Menyelami Emosionalnya Film ‘How To Make Millions Before Grandma Dies’ di Indonesia

Film luar yang sedang booming di Indonesia, yakni film How To Make Millions Before Grandma Dies banyak menarik perhatian masyarakat Indonesia. Film yang disutradarai dan ditulis oleh Pat Boonnitipat asal Thailand ini pertama kali tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 15 Mei 2024. Film How To Make Millions Before Grandma Dies menarik perhatian masyarakat Indonesia karena jalan ceritanya yang menarik.

Sumber: https://twitter.com/DarkOushiza/

Film ini diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh sebuah keluarga di Thailand. Mengisahkan tentang seorang cucu bernama M yang meninggalkan pekerjaannya demi mengurus neneknya yang sedang sakit kanker dan tidak memiliki banyak waktu lagi. Namun, M tidak sepenuhnya tulus untuk mengurus neneknya karena dia mengincar harta warisan neneknya yang sedang sakit tersebut. Dengan bantuan sepupunya yang juga mendapatkan warisan rumah dari kakeknya, M berencana merebut hati neneknya agar mendapatkan warisan. M mulai menjalani hidup bersama neneknya, seperti membantu berjualan bubur dan menemani neneknya berobat. Namun, selama merebut hati neneknya, hati M tersentuh dan menyadari bahwa keluarga lebih penting daripada uang.

Sumber: https://twitter.com/Iokakarya

Film How To Make Millions Before Grandma Dies menjadi film Thailand pertama yang laris di Indonesia. Hal ini terbukti dari jumlah penontonnya di bioskop yang mencapai 795.732 dalam delapan hari penayangan. Dari sinopsis film di atas, tak heran jika film ini membuat hati penontonnya tersentuh dan banyak yang menangis setelah menonton film tersebut. Banyak masyarakat Indonesia yang me-review film ini di media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan X. Mereka  mengatakan bahwa beberapa dari mereka merasa bahwa film tersebut relate dengan kehidupan yang pernah dialaminya serta merasa emosional setelah menontonnya. Selain memiliki jalan cerita yang relate dengan kehidupan nyata, film ini juga mengandung pesan kepada para penonton bahwa uang bukanlah segalanya, melainkan keluarga dan waktu bersama keluarga sejatinya adalah yang paling berharga. (BNM/ASM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *