Berawal dari Sebuah Penelitian dapat Mengantarkannya ke Turki

Mahasiswa berprestasi tidak selalu identik dengan Indeks Prestasi (IP) yang
tinggi. Berprestasi disini dapat diartikan bahwa mahasiswa mempunyai segudang
keterampilan dan wawasan untuk dapat menghasilkan suatu karya. Salah satu karya
yang dihasilkan dan sangat berpengaruh bagi Ramdhani Murdiana selaku mahasiswa
berprestasi Fakutas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta adalah sebuah
penelitian. Bagaimana tidak, penelitian yang Ramdhani lakukan telah
mengantarkannya pergi ke Turki untuk melaksanakan konferensi. Hal ini
merupakan suatu kebanggaan bagi Ramdhani, karena disana dia dapat melakukan
seleksi penelitian tingkat dunia bersama 70 negara.  

Ramdhani bukanlah satu-satunya
mahasiswa yang mewakili Indonesia dalam konferensi di Turki. Ada dua orang
mahasiswa perwakilan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan dua orang
mahasiswa perwakilan dari Universitas Padjajaran (UNPAD) yang sama-sama berada
disana untuk mewakili Universitas-nya masing-masing.



Selama
lima belas hari melakukan konferensi, Ramdhani yang kebetulan juga sebagai
mahasiswa penerima bantuan beasiswa Bidikmisi benar-benar membawa uang yang
sangat minim untuk bisa memenuhi kebetuhannya di sana. “ Saat itu kebetulan di
Turki tengah terjadi  musim dingin jadi
saya tidak membawa pakaian yang tebal ” ungkap Ramdhani.

Ini adalah kali pertamanya Ramdhani pergi ke Turki
seorang diri tanpa didampangi dosen karena sempat beberapa waktu lalu dirinya pergi ke
Turki bersama dosen. Ramdhani kala itu sangat mengandalkan
kedermawanan dari masyarakat Turki selaku donatur dia disana. Tidak hanya itu,
dengan bermodalkan predikat mahasiswa yang berasal dari Indonesia, disana Ramdhani
dapat menyentuh hati masyarakat dengan mudahnya dia mendapatkan makanan dan
pakaian hangat gratis sekaligus. Hal yang tak terlupakan bagi Ramdhani ketika
dirinya diajak bermain Sky Es untuk yang pertama kalinya disana. Selama berada
di Turki Ramdhani tinggal di asrama, jadi tidak perlu mengeluarkan biaya hotel.
Setiap hari Ramdhani berpindah-pindah asrama di berbagai kota di Turki. “
Sangat berkesan yakni ketika mendatangi asrama baru saya selalu diperlakukan
istimewa layaknya tamu besar dari kedutaan ” ungkap Ramdhani. Dirinya juga menyempatkan untuk mengunjungi PPI (Persatuan
Pelajar Indonesia), selain hanya berkunjung dia juga mengikuti pemilihan ketua
umum PPI. PPI sendiri di dalamnya ada 4 angkatan sekitar 1500 orang di Turki
yang setiap daerahnya dibagi-bagi. PPI merupakan perkumpulan pelajar-pelajar
Indonesia yang mendapatkan beasiswa studi di Turki.


Suatu
kenyamanan yang sangat Ramdhani rasakan ketika berada beberapa hari di Turki.
Tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat di sana memang sangat baik dan rendah
hati. Mereka juga sangat terbuka terhadap orang baru seperti Ramdhani. Setiap hari
Ramdhani dibuat terkesan dengan kehidupan masyarakat Turki. Keadaan kota yang
sangat bersih, masyarakat yang sangat ramah, sampai dengan kebiasaan memakai kaos
kaki kemanapun itulah yang membuat Ramdhani menjadi begitu terkesan. Bahkan dia juga mengungkapkan saat dirinya ingin
melaksanakan solat jum’at dia begitu terkesan dengan jamaah solat jum’at yang
sangat rapih menggunakan tuxedo yang notabenenya tuxedo digunakan untuk pesta
tetapi di Turki untuk melaksanakan solat jum’at.

Semua itu tidak terlepas dari peran pendidikan yang diterapkan di Turki.
Berpenduduk dengan mayoritas 99% Islam, perilaku masyarakat disana tercermin
melalui penerapan dari pendidikan yang berlandaskan agama. Jika dibandingkan
dengan Indonesia mungkin tidak akan bisa ” ungkap Ramdhani.  “
Perkembangan pendidikan memang menjadi hal yang menarik dalam perbincangan di
Dunia Internasional. Bagaimana tidak, India yang hanya dipandang sebelah mata
sebagai negara yang berkembang, saai ini tengah mengembangkan teknologi
pendidikan dengan menerapkan sistem Informasi Teknologi (IT) dalam berbagai
kegiatan pembelajaran. Siswa-siswa tidak lagi membawa buku pelajaran ke
sekolah, yang mereka butuhkan hanya sebuah tablet yang sudah memuat segala
keperluan belajar sebagai penunjang kegiatan pembelajaran siswa-siswi di kelas
” Ramdhani menambahkan.
Sebagai mahasiswa
berprestasi FE UNJ pengalaman yang di dapat Ramdhani tidak hanya sebatas lewat konferensi
penelitian di Turki. Pada bulan Juni tahun 2016 ini Ramdhani akan melakukan
perjalanan ke Jerman guna memenuhi kewajibannya melakukan penelitian
selanjutnya bersama salah satu dosen FE UNJ. Tidak hanya itu, Ramdhani juga
mengikuti kegiatan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan berhasil lolos sampai ke
tingkat kota. Dirinya yang
sempat pesimis dengan produknya akhirnya berhasil lolos dan
belum
lama juga Ramdhani mempresentasikan produknya di Bank Mandiri bersama dengan
finalis berbagai kota lainnya. “ Produk yang saya beri nama “Babasimin” ini merupakan sejenis roti,
ini terinspirasi dengan negara Turki yang sempat saya kunjungi ” ungkap
Ramdhani. Awal dari keikutsertaan Ramdhani dalam kegiatan WMM adalah ketika ada
suatu kegiatan yang disebut Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di Universitas
Negeri Jakarta. Berawal dari situlah pada akhirnya Ramdhani mendapat kesempatan
untuk lolos dan melanjutkan kegiatan sampai ketingkat kota. 
Kegiatan lainnya yang
saat ini tengah menjadi fokus Ramdhani adalah kegiatan Peduli Suci. Peduli Suci ini merupakan sebuah bentuk
kegiatan apresiasi yang Ramdhani berikan kepada mahasiswa muslim di unj khusunya yang akan melaksanakan
ibadah solat. Kegiatan ini
berawal dari dirinya yang beberapa waktu lalu sedang berwudhu dan melihat ada
seorang mahasiwa yang berwudhu tidak menggunakan alas kaki dia kemudian terinspriasi
untuk mengadakan gerakan Peduli Suci.  Peduli Suci merupakan salah satu alternatif
yang di maksud agar setiap mahasiswa yang selesai berwudhu dapat menggunakan sebuah
Bakiak (Sendal yang terbuat dari kayu) yang berhastag #PeduliSuci untuk menuju
ke dalam masjid. Hal ini bertujuan agar kesucian wudhu para mahasiswa tetap
terjaga. “ Ide seperti ini juga terinspirasi dari negara Turki, karena disana
benar ketika seseorang selesai berwudhu sangat diwajibkan mengenakan alas kaki
untuk menghindari najis yang dapat membatalkan wudhu mereka bahkan saya sudah memesan 1 kodi sandal bakiak untuk
launching pada senin besok di fakultas-fakultas yang
terdapat di Universitas
Negeri Jakarta dan mempromosikan gerakan Peduli Suci tersebut dan saya berencana
akan mengadakan gerakan 1000 bakiak di unj” ungkap Ramdhani saat ditemui di UPT
Humas Universitas Negeri Jakarta. (MR/IK/RNM/SP/AA/KL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibom