Menebak Kemana Ahok Akan Berlabuh

                  
    Berdasarkan hasil quick qount beberapa lembaga dan real count KPU pada 19 April 2017 menunjukan bahwa pasangan Ahok-Djarot kalah suara dalam penilihan putaran kedua, maka artinya masa jabatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta akan segera berakhir di bulan Oktober 2017 mendatang.
Hal menarik yang dapat dibahas adalah kemana langkah Ahok selanjutnya setelah berakhir masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Berikut ini beberapa spekulasi yang dikemukakan para netizen dari beberapa sumber :
1. Menjadi Ketua KPK
     Sifat Ahok yang tegas dan berani, tentunya sangat pantas bila dijadikan sebagai Ketua KPK, agar fokus mengurus para koruptor saja.
2. Menjabat Sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog)
 Ahok pernah mengungkapkan keinginannya untuk menjabat sebagai Kabulog. Sehubungan dengan masyarakat Indonesia yang ketergantungan makan nasi, dengan demikian salah satu kunci pendistribusian beras dengan baik yaitu di Bulog. Menurutnya, Kabulog harus bisa mengetahui beras yang terjual bisa diterima oleh warga yang membutuhkan, jangan sampai beras yang dijual dengan harga murah itu justru dinikmati oleh tengkulak.
3. Diangkat Sebagai Mendagri
   Ahok dianggap mampu membuat terobosan dan mendisiplinkan  banyak PNS bandel. Maka bila Ahok diangkat sebagai Mendagri, dia diharapkan dapat mengontrol semua PNS di seluruh Indonesia, termasuk jajaran Gubernur, Walikota, dan Bupati. Selama menjabat Gubernur, Ahok memberlakukan Pergub tentang gaji PNS DKI Jakarta dengan menaikan Tunjangan Kerja Daerah (TKD) untuk meningkatkan semangat melayani masyarakat.
Di tahun 2016, Ahok pernah mengungkapkan bahwa dirinya siap menjadi Mendagri yang baik berkaitan dengan polemik peraturan Mendagri nomor 21 tahun 2011 yang menyebutkan seorang kepala daerah tidak boleh melaksanakan program pembangunan tahun jamak (multiyears) melebihi masa jabatannya. Menurutnya, peraturan tersebut justru menghambat rencana pembangunan infrastruktur jangka panjang.
4. Direkrut Perusahaan
     Ahok mempunyai karakter yang jujur, bersih dan tegas, ini dibuktikan selama menjadi Gubernur, maka bukan tidak mungkin akan banyak perusahaan tertarik untuk merekrutnya. Faktanya selama menjabat, Ahok banyak berhubungan baik dengan beberapa perusahaan besar yang menghibahkan bantuan untuk Pemprov DKI.
5. Menjadi Pengusaha
      Ahok pernah punya perusahaan sendiri, tentunya dengan pengalaman tersebut ditambah banyaknya relasi yang dimilikinya tentu mudah bagi Ahok untuk berbisnis.
6. Tahanan Penjara
  Menjadi tahanan penjara adalah kemungkinan terburuk baginya. Pasalnya vonis pengadilan belum diturunkan. Seperti yang kita ketahui, saat ini status Ahok adalah terdakwa yang sedang menanti vonis hakim atas dakwaan penistaan agama, memang benar jaksa sudah melayangkan tuntutan hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun, yang artinya Ahok tidak perlu dipenjara asalkan berkelakuan baik selama 2 tahun ke depan, tetapi vonis hakim bisa berbeda dengan tuntutan jaksa,karena hakim memiliki pertimbangan sendiri. Bila hakim memvonis penjara,maka Ahok harus masuk penjara.
   Itulah kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada Ahok di masa mendatang menurut para netizen di beberapa media. Tetapi terlepas dari itu semua masyarakat DKI Jakarta tentunya sangat berterimakasih kepada Ahok atas kerja kerasnya selama menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta. (rdm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *