KADAL 112: KEMBANGKAN POTENSI MELALUI INOVASI

Shabrina
Wika Putri (SubDepartemen Penelitian Dan Pengembangan)
            Pendidikan merupakan salah satu
bidang yang berperan dalam pembangunan peradaban bangsa yang patut
dikembangkan. Melalui pendidikan, seluruh lapisan masyarakat dapat meningkatkan
kapasitas pengetahuannya, sehingga dapat lebih berdaya guna bagi nusa dan
bangsa. Pengembangan yang dilakukan dalam bidang pendidikan, tidak hanya
berkaitan dengan pengembangan sistem maupun materi pendidikan, tetapi juga
pengembangan terhadap media pembelajaran yang disesuaikan dengan pengembangan
tujuan pendidikan.
            Dewasa ini, Indonesia secara aktif
terus meningkatkan kualitas dan kapasitas seluruh unsur yang terlibat dalam
pendidikan, khususnya pendidikan yang dipersembahkan bagi anak didik tingkat
sekolah dasar hingga menengah. Salah satu fokus pengembangan pendidikan adalah
peningkatan kualitas guru. Guru sebagai pihak yang menjadi ujung tombak
keberhasilan pendidikan di Indonesia, harus memiliki kualitas yang baik,
terutama pada pengembangan proses pembelajaran yang ada di dalam kelas. Salah
satu pengembangan proses pembelajaran dapat dilakukan melalui media yang
digunakan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Saat ini, media yang
digunakan dalam proses belajar anak didik tidak hanya terbatas pada buku,
tetapi guru juga dapat memanfaatkan media lain, khususnya media yang sering
digunakan oleh anak didik, seperti internet. Internet dapat menjadi pilihan
bagi guru untuk mengembangkan pengetahuan anak didik, baik dalam penyampaian
materi ajar maupun evaluasi.
Kahoot
sebagai Media Belajar
Jika
membahas mengenai internet sebagai media belajar, terdapat salah satu aplikasi
yang cukup inovatif untuk digunakan oleh guru, yaitu Kahoot. Kahoot merupakan fasilitas
e-learning modern yang cukup menarik
untuk digunakan. Kahoot memiliki tiga jenis fasilitas, yaitu kuis, diskusi dan
survei. Kuis merupakan salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan sebagai
bentuk penguatan bahan ajar yang telah disampaikan oleh guru, maupun sebagai
alat evaluasi melalui permainan. Terdapat dua jenis mode permainan atau kuis,
yaitu mode creator dan player. Mode creator digunakan untuk membuat konsep pertanyaan dan jawaban,
sementara mode player untuk memulai
permainan. Dalam penyusunan konsep permainan, guru harus membuat akun Kahoot
terlebih dahulu. Kemudian, memilih mode kuis (Quiz) yang tersedia di menu utama
Kahoot. Setelah itu, guru dapat mulai menyusun pertanyaan kuis  yang akan diberikan kepada anak didik.
Beberapa pengaturan yang ada selama proses penyusunan pertanyaan kuis,
diantaranya nama kuis, pertanyaan, durasi dari masing-masing pertanyaan, hingga
gambar ilustrasi yang berkaitan dengan materi ajar. Setelah kuis selesai
dibuat, guru dapat menampilkan laman kuis melalui proyektor yang tersedia, serta
meminta anak didik untuk terhubung dengan aplikasi Kahoot melalui komputer atau
handphone yang mereka miliki.
Anak
didik yang berperan sebagai pemain, harus membuat akun terlebih dahulu, dengan
cara memasukan nama akun dan pin akun. Apabila satu akun diberlakukan untuk
satu orang, maka setiap satu anak didik harus memasukan nama akun dan pin
akunnya masing-masing. Nama akun anak tersebut akan muncul di layar permainan
yang telah dibuat oleh guru sebelumnya. Setelah seluruh anak didik telah
terdaftar sebagai pemain, maka permainan dapat dimulai. Setiap pertanyaan harus
dijawab oleh pemain sesuai dengan durasi yang telah ditetapkan oleh guru ketika
menyusun pertanyaan kuis. Pada setiap pertanyaan yang selesai dijawab, akan
muncul statistik respon dari para pemain. Statistik dari masing-masing
pertanyaan akan terus muncul hingga permainan berakhir. Di akhir permainan,
akan muncul lima besar pemain dengan nilai tertinggi. Rekaman permainan juga
dapat didownload dalam bentuk
Microsoft Excel.
Kekurangan
dan Kelebihan Kahoot
Berdasarkan
pemaparan peran dan cara bermain, Kahoot dapat menjadi inovasi yang cukup baik,
terutama sebagai penghilang jenuh belajar bagi anak didik. Namun, sesungguhnya
permainan ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.
Beberapa
kelebihan dari Kahoot, yaitu permainan ini akan menimbulkan keseruan selama
pelaksanaannya, karena seluruh anak didik dapat terlibat. Melalui permainan
ini, anak didik akan merasa tertarik, karena media belajar yang digunakan
berupa permainan yang dapat diakses oleh benda yang paling sering mereka bawa,
yaitu handphone. Selain itu, guru
juga tidak akan kehilangan setiap rekaman jawaban anak didik, karena dapat didownload dalam bentuk Microsoft Excel.
Tetapi, permainan ini membutuhkan koneksi internet yang baik, agar seluruh
pertanyaan dapat terekam dengan baik pula, karena jika koneksi internet buruk,
rekaman jawaban yang masuk ke dalam aplikasi ini akan terganggu. Selain itu,
permainan ini harus dilengkapi dengan alat penunjang lain, seperti proyektor,
karena pertanyaan kuis akan ditampilkan melalui tampilan proyektor yang
terhubung dengan komputer guru. Permainan ini akan lebih efektif apabila
diaplikasikan pada kelas dengan jumlah anak didik yang tidak terlalu banyak,
atau dapat menggunakan pembagian kelompok. Jika menggunakan pembagian kelompok,
maka setiap kelompok memiliki satu akun yang digunakan sebagai akun pemain
dalam permainan ini. Jumlah pemain yang tidak terlalu banyak akan membuat guru
menjadi lebih mudah dalam mengontrol keterlibatan anak didik dalam permainan. Jadi,
apakah Anda tertarik untuk bermain?- (SW)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *