OK OCE Academy dan Teknologi Digital untuk mendukung tumbuhnya 200.000 wirausaha baru

Sandiaga Uno saat diwawancarai oleh para reporter  
EconoChannel (18/07/17)
– Aliansi Wirausaha Muda FE UNJ pada hari Selasa 18 Juli 2017 mengadakan acara
Seminar Kewirausahaan & Launching OK OCE Academy 500 Mahasiswa penggerak
Jakarta bermula di Universitas Negeri Jakarta. OK OCE Academy singkatan dari
One Kelurahan One Central Economy, namun kali ini OK OCE Academy memfokuskan
pada pengembangan entrepreneurship di kalangan mahasiswa dan pelajar, Sehingga
singkatannya menjadi One Kampus One Central Economy yang merupakan salah satu
program dari Anies – Sandi yang bertujuan untuk menciptakan 200.000 pengusaha
serta mendukung kegiatan wirausaha terutama di Jakarta. Program ini akan
menjawab beberapa tantangan di dunia kewirausahaan. 
Bertempat di Aula
Latief Hendraningrat, acara ini dihadiri oleh Wagub Jakarta terpilih periode
2017 – 2022 yaitu Sandiaga Salahudin Uno atau kerap kita kenal dengan Sandiaga
Uno. Selain Wagub Jakarta, acara ini juga dihadiri oleh sederet pembicara sukses
diantaranya Hendy Setiono (Owner Kebab Babarafi), Setiaji (Kepala Jakarta Smart
City), Edi Junaedi (Kepala DPM PTSP), Erwin Soejardi (Bendahara Umum OK OCE
Academy & Owner VOffice), Dr. Anggawira (Dewan Pakar Tim Anies – Sandi),
Erma Zein (Direktur PT Bintang Karya Sarana), Laja Lapian (Founders & CEO
Multinasional Sinergi Indonesia), Iqbal Farabi (CEO PT Benang Komunika
Infotama). 
Dalam sambutannya,
Sandiaga Uno menekankan pada Teknologi dan Digital agar menjadi bagian dalam
pembangunan kota Jakarta. “Kita ada dalam revolusi industri jilid ke 4 yaitu
Digital Revolution, Digital Economy, Internet Of Things akan menjadi bagian
dari kita semua” Ucap Sandiaga Uno. Diakhir sambutannya, Sandiaga Uno berharap
agar para Mahasiwa yang hadir dalam acara tersebut bisa menjadi pengusaha yang
sukses kedepannya. 
Dalam kesempatan
tersebut, Edi Junaedi (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu) selaku pembicara menyampaikan bahwa PTSP adalah solusi permohonan perizinan usaha,
sehingga bagi para masyarakat yang ingin membuka usaha bisa melalui pelayanan
ini. Selain itu, Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta juga
meluncurkan aplikasi layanan Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB). AJIB merupakan
layanan antar jemput berkas izin usaha sampai pengurusan selesai guna
meminimalisir dan menghapuskan adanya pungli, calo, suap dan segala bentuk
pemberian lain kepada petugas yang bersangkutan dan mengurus perizinan. Dengan
AJIB ini mengurus perizinan menjadi lebih cepat, lebih muda dan sudah pasti
tanpa dipungut biaya (gratis). 
Setelah Edi Junaedi,
Setiaji selaku kepala Jakarta Smart City juga menyampaikan bahwa aplikasi Jakarta
Smart City berpartner dengan para anak muda menggunakan data. Data tersebut
dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi contohnya Trafi dengan data pergerakan
busway, pedagang kaki lima yang menu makanannya dimasukan ke dalam aplikasi
Go-Food dll. Jadi, Smart City adalah aplikasi-aplikasi yang bisa membantu
pergerakan dari kehidupan sehari-hari warga Ibu Kota nya. 
Selain seminar, dalam
acara ini juga diadakan bazar dan mentoring bisnis bersama Komunitas Tangan Di
Atas (TDA) yang akan menjadi partner OK OCE Academy. (idy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *