Foto : Instagram @gadiiing

Pahlawan Demokrasi Pemilihan Umum 2019

Perhelatan demokrasi Indonesia telah usai digelar pada hari Rabu, 17 April 2019, dari euforia kemeriahan pemilu ini menyisakan banyak cerita baik suka maupun duka. Melihat antusiasme rakyat Indonesia yang terbukti 81% dari 190 juta warga pemilik hak suara dengan lebih dari 800.000 TPS di seluruh Indonesia memilih untuk mencoblos daripada golput, jumlah ini sudah melampaui target perkiraan dari KPU sebesar 77%.

Akan tetapi, di balik kemeriahan itu ada sejumlah kabar duka datang dari pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. Beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah daerah meninggal dunia. Selain itu, ada juga anggota Polri yang mengembuskan napas terakhir saat mengamankan jalannya pemilu. Begitu banyaknya yang berkorban hingga mempertaruhkan nyawa demi kelancaran perhelatan akbar di negara ini, seperti unggahan Instagram milik gubernur Jawa Barat @ridwankamil yang menuliskan bahwa sebanyak 12 petugas dari warga Jawa Barat (KPPS) meninggal dunia. Tulisan dalam unggahan Ridwan Kamil berpesan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meninjau ulang sistem teknis pemilu ini karena sebagian besar dari mereka yang meninggal disebabkan oleh kelelahan intens selama bertugas menyiapkan dan mengawal berjalannya pemilu di daerah-daerah.

Foto : Instagram @gadiiing

Dalam Instagram @info_jatim, bahwa di Jawa Timur ada delapan anggota KPPS meninggal dunia dan 18 anggota KPPS sakit akibat kecelakaan dan kelelahan saat bertugas melaksanakan pemilu 2019. Tidak hanya di Jawa barat dan Jawa Timur, rupanya masyarakat di daerah-daerah lain juga menceritakan kisahnya melalui tagar #pahlawandemokrasi yang menjadi ramai di laman media sosial. Banyak yang membagikan baik foto maupun video tentang perjuangan para pahlawan demokrasi pemilu tahun ini.

Para petugas keamanan yang berjaga siang dan malam, bahkan ada yang harus menyeberangi pulau dan menyusuri bukit. Merekalah yang berjibaku melawan sulitnya medan, cuaca, dan kondisi di daerah-daerah dalam mendistribusikan surat suara dan logistik pemilu 2019 ke seluruh pelosok negeri untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia bisa memberikan hak suaranya. Pahlawan demokrasi ikhlas mempersembahkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan jiwanya karena bagi mereka pengorbanan ini adalah bentuk pengabdian kepada negara. Begitu hebat usahanya untuk bisa mewujudkan perhelatan akbar ini terselenggara dengan lancar, mereka bekerja keras untuk pastikan pemilu 2019 berjalan dengan aman, jujur, dan adil.

Terlepas dari perjuangan dan kabar duka dari pahlawan pemilu 2019, banyak warga indonesia yang menikmati dari perhelatan akbar ini. Banyak makanan maupun barang-barang yang memberikan potongan harga apabila menunjukan tinta di jari kelingkingnya, sehingga hal ini dianggap berhasil mengajak masyarakat agar tidak golput dan memberikan hak suaranya ke TPS. Dari pemilu tahun ini juga diharapkan KPU RI memberikan perhatian penting untuk mengevaluasi jalannya pemilu dan sistem kerja anggota KPPS yang terbilang mampu memakan waktu lebih dari 24 jam untuk menjaga kelancaran pemilu, begitu juga para petugas keamanan. (CDF/MSA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *