Meriahnya Acara Jazz Goes To Campus Festival di UI

Foto oleh Shalsa

Telah berlangsung kegiatan Jazz Goes To Campus Festival pada tanggal 24 November 2019 kemarin. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Indonesia (UI) sejak empat puluh dua tahun lalu. Pada kesempatan kali ini, JGTC Festival mengangkat tema “Feel The New Jazzperience” kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman FEB, UI.

JGTC Festival merupakan Festival Musik Jazz tertua di Indonesia yang diadakan oleh mahasiswa. Tujuan diadakannya acara ini untuk memperkenalkan kepada mahasiswa pada khususnya serta kepada masyarakat Indonesia pada umumnya, bahwa jika ingin menikmati musik Jazz tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Harga tiket JGTC sendiri sangatlah affordable. Harga tiket mulai dari presale 1: 89 ribu, presale 2: 99 ribu, presale 3: 115 ribu, reguler: 150 ribu, dan tiket termahalnya premium: 389 ribu.

JGTC Festival merupakan puncak dari berbagai macam kegiatan dimana sebelum diadakan JGTC Festival selama kurang lebih satu bulan telah diadakan berbagai macam kegiatan, seperti Press Conference, Road Show, JGTC Talk Show, dan JGTC Community Night. JGTC Festival tahun ini sendiri terdapat empat stage yang tersebar di halaman FEB UI dan acara tersebut dihadiri oleh dua puluh dua artis nasional seperti Raisa, Marion Jola, Ayudia, Ardhito Pramono, dan masih banyak lagi, serta satu artis internasional, yaitu Keith Marten.

Para panitia sangat bersemangat dalam menyiapkan acara tersebut. Mereka menyiapkan acara ini sejak beberapa bulan sebelumnya meskipun banyak rintangan yang mereka hadapi tetapi mereka sangat bangga serta puas atas hasil kerja keras mereka dalam mensukseskan acara JGTC Festival.

Foto oleh Shalsa

“Acara tahun ini memiliki beberapa perbedaan dengan tahun sebelumnya, kalau tahun ini di JGTC Festival ada Festival Thanol dan Mural Walls yang bisa dilihat oleh penonton dan dapat juga dijadikan tempat foto untuk para pengunjung. Serta ada beberapa artis yang berbeda dari tahun sebelumnya, seperti Ardhito Pramono dan Ditto Percussion baru tahun ini diundang di acara JGTC Festival,” ujar Yazid Prama Abidin, Ketua JGTC Festival 2019.

Foto oleh Shalsa

Salah satu panitia JGTC Festival mengatakan bahwa tiket yang habis terjual mencapai angka 15.000 – 20.000 tiket. Acara JGTC Festival melakukan open gate tepat pukul satu siang dan selesai pukul dua belas malam dini hari. Pada saat memasuki area JGTC Festival, para pengunjung harus melakukan penukaran tiket dengan gelang, setelah itu melakukan body checking, dan baru dapat masuk ke dalam area panggung JGTC Festival. Saat melakukan perjalanan dari tempat body checking ke area panggung, banyak sekali stand makanan yang tersedia, diantaranya seperti Hoka-Hoka Bento, Bitter Sweet by Najla, Yoshinoya, jajanan sd, Chatime, dan masih banyak lainnya. JGTC Festival ini juga banyak sekali mendapatkan sponsor, beberapa sponsor terbesar diantaranya yaitu Mandiri, Coca Cola, dan Chatime.

“Tujuan aku kesini itu mau nonton artis-artis yang aku tau karena ini juga tahun terakhir aku kuliah disini, jadi aku mau tau acara JGTC Festival itu seperti apa. Acaranya juga ternyata bagus banget, terus juga flooting tempatnya teratur, tapi sayangnya setelah dibagian ticketing banyak pengunjung yang kebingungan karna jarak dari tempat ticketing ke panggung yang cukup jauh,” ujar Alya, Mahasiswa Vokasi, UI.

Yazid, ketua JGTC Festival 2019, juga berharap semoga acara ini dapat sustainable dan jangan pernah putus asa dan berhenti menginspirasi orang lain dengan Musik Jazz serta semoga dengan hadirnya acara ini dapat membuat anak muda di Indonesia lebih interested dengan Musik Jazz, dan tidak memikirkan bahwa Musik Jazz itu musik jadul. (SNF/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

casibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibomcasibom
betciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetciobetcio